Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hutan Amazon Mendekati Kematian, Kondisi Bumi di Ujung Tanduk
    Insight News

    Hutan Amazon Mendekati Kematian, Kondisi Bumi di Ujung Tanduk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Maret 2022Updated:10 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian mengungkapkan kondisi mengkhawatirkan hutan hujan Amazon dan berakibat parah pada Bumi. Mereka menyebutkan akibat perubahan iklim dan penggundulan hutan, hutan tersebut kehilangan kapasitas untuk pulih dan bisa berubah menjadi sabana.

    Menurut para peneliti, hasil tersebut berarti Amazon mendekati yang disebut kondisi ‘titik kritis’ lebih cepat dari sebelumnya, dikutip dari Science Alert, Kamis (10/3/2022).

    Penelitian itu menganalisa data selama 25 tahun. Mereka melakukan pengukuran pada ketahanan hutan pada guncangan, misalnya kekeringan dan kebakaran.

    Ternyata indikator tersebut telah mengalami penurunan selama tiga perempat dari hutan tersebut. Pada daerah yang paling parah, kemampuan untuk kembali seperti semula bahkan berkurang hingga setengahnya.

    “Ukuran ketahanan berubah lebih dari dua kali lipat pada tempat-tempat yang lebih dekat dengan aktivitas manusia dan tempat paling kering,” ujar rekan penulis Tim Lenton selaku direktur University of Exeter’s Global System Institute kepada AFP.

    Dari pemodelan, pemanasan global telah membuat permukaan Bumi lebih hangat 1,1 derajat celcius di atas tingkat pra industri. Ini membuat Amazon melewati titik tidak bisa kembali dari keadaan sabana.

    “Tapi tentu saja bukan hanya perubahan iklim, orang-orang sibuk menebang atau membakar hutan adalah titik tekanan kedua,” ujarnya.

    “Kedua hal itu berinteraksi, jadi ada kekhawatiran transisi terjadi lebih awal”.

    Sementara ini menurut laporan lain deforestasi di Amazon baik hampir 22% dan merupakan level tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Menurut pihak berwenang hal tersebut terjadi dari Agustus 2020 hingga Juli 2021 dibandingkan dalam periode sama pada tahun sebelumnya.

    Perkiraan lembaga penelitian ruang angkasa nasional Brasil INPE menyebutkan hutan seluas 13.235 kilometer persegi hilang dalam periode tahun 2020-2021. Ini menjadi yang terbanyak setelah 2005-2006 seluas 14.286 km persegi.

    INPE juga mencatat deforestasi terburuk terjadi pada bulan Oktober lalu. Bahkan mencapai luas lebih dari setengah ukuran kota Rio de Janeiro yang hilang di kawasan hutan tersebut.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.