Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»iPhone Tak Punya AI, Apple Sibuk PDKT ke Tencent dan Pemilik TikTok
    Insight News

    iPhone Tak Punya AI, Apple Sibuk PDKT ke Tencent dan Pemilik TikTok

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Desember 2024Updated:19 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Apple dikabarkan sedang berdiskusi dengan Tencent dan ByteDance, induk usaha TikTok, untuk menggunakan platform kecerdasan buatan (AI) buatan mereka di iPhone yang dijual di China.

    Reuters menyatakan bahwa Apple mendekati Tencent dan ByteDance karena ChatGPT tidak bisa digunakan di China.

    Bulan ini, Apple meluncurkan ChatGPT buatan OpenAI di perangkat buatan mereka seperti iPhone dan MacBook. ChatGTP dikemas sebagai bagian dari produk Apple Intelligence. Pemilik iPhone bisa memanfaatkan ChatGPT lewat asisten suara Siri, misalnya untuk bertanya soal foto dan dokumen tertentu.

    Namun, ChatGPT tidak bisa digunakan di China karena aturan pemerintah setempat mengharuskan setiap layanan AI generatif mendapatkan izin pemerintah sebelum dirilis. Oleh karena itu, Apple membutuhkan mitra lokal untuk fitur AI di China.

    Menurut narasumber Reuters, pembicaraan antara Apple dengan Tencent dan ByteDance untuk menggunakan model AI mereka masih ada di tahap paling awal.

    ByteDance menolak memberikan komentar soal kabar kerja sama dengan Apple. Adapun, Apple dan Tencent tidak merespons permintaan tanggapan dari Reuters.

    Perusahaan yang terpilih sebagai mitra AI Apple di China akan diuntungkan karena saat ini persaingan teknologi AI di China sangat ketat. Ada belasan model bahasan besar (LLM) yang dirilis, baik oleh perusahaan raksasa maupun startup.

    Beberapa model AI yang populer adalah Doubao buatan ByteDance, Hunyuan buatan Tencent, dan Erni buatan perusahaan mesin pencari Baidu.

    Apple dan Baidu sebelumnya juga dilaporkan berdiskusi untuk penggunaan Ernie oleh Apple. Namun, The Information mengabarkan pembicaraan tidak berujung karena berbagai permasalahan teknis, termasuk soal penggunaan data pengguna iPhone untuk melatih model AI.

    Warga China dikabarkan enggan membeli seri terbaru iPhone karena jajaran iPhone 16 tidak dilengkapi oleh fitur AI. Apple padahal sedang dalam tekanan untuk mempertahankan penjualan iPhone di tengah kompetisi yang makin ketat, terutama dari Huawei dan HP premiumnya.

    Huawei dalam dua tahun terakhir kembali mengisi pasar HP premium di China dengan mengandalkan produk yang dilengkapi chip buatan China. Produk terbaru Huawei adalah Mate 70 yang dilengkapi berbagai fitur AI dengan LLM hasil pengembangan sendiri.

    Berdasarkan data IDC, Apple bahkan sempat terlempar dari daftar 5 brand HP paling laris di China pada kuartal II/2024. Penjualan seret iPhone terjadi pada saat pasar HP di China menyusut 0,3 persen. Di sisi lain, penjualan HP Huawei melonjak hingga 42 persen.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kemenperin Buka Suara Soal Isu Launching IPhone 16





    Next Article



    iPhone 16 Bisa Gagal Total, Tak Laku Gara-gara Huawei



    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.