Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Kabar Baik dan Melegakan Soal Kasus Omicron di Indonesia
    Insight News

    Ada Kabar Baik dan Melegakan Soal Kasus Omicron di Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Maret 2022Updated:7 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada kabar baik soal kasus Omicron di Indonesia. Mulai Selasa (1/3) hingga Minggu (6/3), kasus aktif Covid-19 di Indonesia konsisten menunjukkan tren penurunan. Dan kini angka kasus aktif Covid-19 (mereka yang dirawat di rumah sakit dan isolasi mandiri) sudah di bawah 500.000 kasus per hari.

    Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pekan pertama Maret, ketahanan kesehatan nasional di tengah pandemi secara konsisten menunjukkan tren perbaikan.

    “Ini didorong oleh kasus aktif yang mulai turun sejak awal Maret dan angka kesembuhan yang terus naik setiap harinya. Mudah-mudahan tren ini dapat terus kita jaga sehingga kita dapat melewati pandemi ini bersama-sama,” ujar Siti, dikutip dari laman Sehat Negeriku milik Kemenkes, Senin (7/3/2022).

    Menurut data Kemenkes, pada Minggu, kasus Covid-19 berada di angka 475.951, diikuti oleh angka kesembuhan yang juga konsisten meningkat.

    Jumlah pasien yang sembuh per Minggu mencapai 49.080 orang, naik dibandingkan Sabtu (5/3) yang ada di posisi 46.669. Sementara kasus konfirmasi pada Minggu juga turun ke 24.867, lebih rendah dari hari sebelumnya yang sempat di level 30.156.

    Selain angka kasus aktif dan kesembuhan yang menunjukkan tren positif, angka perawatan pasien juga masih terkendali.

    Keterisian tempat tidur isolasi dan intensif untuk perawatan COVID-19 hari ini mencapai 29% dari total kapasitas nasional, turun dari posisi 31% per kemarin (5/3).

    Begitu pula dengan aktivitas testing spesimen yang diupayakan tetap di level 400.150 (5/3). Angka tersebut naik dari jumlah testing sebelumnya yang sempat di level 341.631 (4/3).

    “Pemerintah berkomitmen mempertahankan fasilitas pelayanan kesehatan nasional dan mempersempit ruang penyebaran virus melalui testing, tracing, dan treatment demi mengontrol pandemi,” tuturnya.

    Adapun kolaborasi masyarakat diharapkan bisa terwujud melalui kesediaannya untuk dilakukan testing, tracing, memperketat protokol kesehatan, dan mempertahankan diri lewat vaksinasi lengkap maupun booster.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.