Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pertama Main Judi Online Pasti Langsung Menang, Ternyata Ini Modusnya
    Insight News

    Pertama Main Judi Online Pasti Langsung Menang, Ternyata Ini Modusnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 November 2024Updated:28 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat yang terjerat judi online ternyata karena kemenangan yang mereka dapatkan saat awal memainkannya. Namun ternyata kemenangan itu hanya sementara, selebihnya mereka akan hanya akan mendapatkan kekalahan.

    Ini diungkapkan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan. Untuk menarik perhatian masyarakat, para operator judi online menggunakan skema tersebut.

    “Menurut pakar cyber security itu dapat mendapatkan hormon endorfin yang membuat pemainnya merasakan perasaan senang dan bahagia ketika berhasil memenangkan salah satu judi online ini,” jelas Budi dalam konferensi pers di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kamis (21/11/2024).

    Dia menjelaskan kemenangan tersebut diatur oleh operator judi online agar pemain mau mengeluarkan uang lebih banyak. Berikutnya mereka hanya akan menderita kekalahan dan uang tersebut juga menghilang.

    “Padahal kemenangan itu telah diatur oleh operator-operator judi online agar deposit dananya makin besar. Ketika deposit sudah besar, pemain dipastikan akan kalah dan kehilangan uangnya,” imbuh dia.

    Dalam kesempatan itu, dia menyebut kondisi judi online di tanah air sudah sangat darurat dan mengkhawatirkan. Budi membeberkan beberapa data soal aktivitas judi online di Indonesia.

    Salah satunya perputaran uang terkait judi online mencapai Rp 900 triliun sepanjang 2024. Pemainnya juga telah menyentuh 8,8 juta orang dan itu berasal dari berbagai kalangan.

    “Mayoritas berasal dari kelas menengah ke bawah. 97 ribu anggota TNI-Polri dan 1,9 juta pekerja swasta yang bermain judi online. 80 pemain judi online yang usianya di bawah 10 tahun,” kata Budi.

    Jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah jika tidak melakukan upaya pemberantasan judi online secara masif. Pihak pemerintah sendiri telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut.

    Mulai dari memblokir situs judi online hingga melakukan penelusuran dan memblokir aliran dananya. Literasi dan edukasi terus dilakukan bagi masyarakat mencegah judi online.

    “Dari sisi teknis memang mudah, untuk diidentifikasi dan melakukan pemblokir terhadap situs-situs judi online. Namun hasil evaluasi kita, banyak operator yang melakukan domain switching atau penggantian nama domain yang sudah diblokir tersebut. Sehingga selanjutnya langkah pemblokiran akan kita lakukan dengan lebih agresif,” ungkap Budi.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Pengelola Aplikasi Tegas Tutup Merchant Terindikasi Judi Online




    Next Article



    Penampakan Markas Pegawai Komdigi Tersangka Judi Online di Bekasi



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.