Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Astronom Temukan Planet Termuda di Antariksa, Segini Umurnya
    Insight News

    Astronom Temukan Planet Termuda di Antariksa, Segini Umurnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 November 2024Updated:27 November 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Astronom baru menemukan salah satu planet termuda di antariksa yang disebut TIDYE-1b (juga dikenal sebagai IRAS 04125+2902 b). Planet ini baru berusia 3 juta tahun dan bisa dibilang masih dalam masa pertumbuhan.

    Sebagai perbandingan, Bumi berusia 4,5 miliar tahun, artinya usia planet yang kita tempati 1.500 kali lebih tua.

    Penemuan planet semuda ini bisa memberi banyak pelajaran bagi para ilmuwan tentang tahap awal pembentukan planet, dan keunikan planet yang satu ini membuat para ilmuwan mengevaluasi kembali model-model kelahiran planet.

    “Astronomi membantu kita menjelajahi tempat kita di alam semesta, dari mana kita berasal dan ke mana kita akan pergi. Dengan menemukan planet seperti ini, kita bisa melihat ke masa lalu, melihat sekilas pembentukan planet saat terjadi,” kata Madyson Barber, penulis utama makalah dan mahasiswa pascasarjana di UNC-Chapel Hill, dikutip dari Science Alert, Selasa (26/11/2024).

    Barber menemukan TIDYE-1b dengan menggunakan metode transit, yaitu ketika sebuah planet melintas di depan bintang induknya, meredupkan cahaya dan menampakkan dirinya pada pengamat, dalam hal ini adalah teleskop TESS milik NASA.

    Sebelumnya, lebih dari selusin planet muda dalam rentang usia 10-40 juta tahun telah ditemukan melalui transit, tapi TIDYE-1b yang paling muda diantara planet lain.

    Penemuan ini sangat langka karena dalam kondisi normal, planet-planet muda seperti itu biasanya tertutupi oleh gas dan debu yang membentuk ‘piringan protoplanet’, sebuah medan puing-puing yang mengitari bintang seperti cincin, tempat pembentukan planet-planet baru.

    “Planet biasanya terbentuk dari piringan debu dan gas yang datar, itulah sebabnya planet-planet di Tata Surya kita tersusun sejajar dalam bentuk ‘pancake-datar’,” jelas Andrew Mann, profesor di UNC-Chapel Hill.

    “Tapi di sini, piringannya miring, tidak sejajar dengan planet dan bintangnya. Sebuah perubahan yang mengejutkan yang menantang pemahaman kita saat ini tentang bagaimana planet terbentuk,” imbunnya.

    Karena TIDYE-1b mengorbit bintangnya pada sudut yang berbeda dari piringan protoplanet utama, maka planet ini bisa terlihat meskipun usianya masih muda.

    Biasanya dibutuhkan waktu lebih dari lima juta tahun untuk piringan semacam itu agar bisa terlihat jelas di sistem bintang muda. Jadi ini merupakan keberuntungan karena tanpa keberuntungan, para astronom tidak akan bisa melihat planet tersebut.

    Planet ini berada sangat dekat dengan bintang induknya dan mengitari bintang induknya setiap sembilan hari sekali.

    Para peneliti meyakini kalau planet ini merupakan contoh dari planet yang kelak akan menjadi ‘Bumi super’ atau ‘sub-Neptunus’, yaitu planet yang tidak ada di Tata Surya tapi ada di Tata Surya.

    TIDYE-1b tidak sepadat Bumi, tapi diameternya 11 kali lebih besar.

    Penemuan ini memberikan bukti yang meyakinkan kalau planet bisa terbentuk lebih awal dari yang diketahui sebelumnya. Kurangnya contoh planet yang lebih muda dari 10 juta tahun yang ditemukan sejauh ini bukan karena planet-planet itu tidak ada. Hanya saja, planet-planet itu cenderung tersembunyi dari pandangan.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Rilis 3 Platform AI, Indosat Fokus Jadi Perusahaan AI TechCo





    Next Article



    Geger Bumi Tidak Mengelilingi Matahari, Ini Penjelasan Astronom



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.