Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»e-Commerce Amazon Jeff Bezos Tutup 68 Toko Fisiknya, Ada Apa?
    Insight News

    e-Commerce Amazon Jeff Bezos Tutup 68 Toko Fisiknya, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Maret 2022Updated:3 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belakangan ini penutupan toko usaha marak terjadi, termasuk toko buku milik Amazon, Amazon Books.

    Tak hanya menutup toko buku Amazon Books, raksasa e-commerce ini juga menutup toko Amazon 4-Star dan Amazon Pop Up, yang menjual berbagai barang elektronik dan barang populer lainnya.

    “Penutupan itu mempengaruhi 68 toko di seluruh AS dan Inggris,” kata Amazon, dilansir dari CNBC Internasional, Kamis (3/3/2022).

    Tanggal penutupannya bervariasi berdasarkan lokasi. Amazon mengatakan perusahaan akan membantu karyawan yang terkena dampak untuk menemukan pekerjaan di tempat lain. Pekerja yang memilih untuk tidak tinggal akan ditawari paket pesangon.

    Perusahaan besutan Jeff Bezos itu menolak untuk mengatakan berapa banyak karyawan yang akan terpengaruh oleh penutupan tersebut.

    Perusahaan secara bertahap meluncurkan serangkaian konsep bata-dan-mortir, dari supermarket hingga toko ritel yang menawarkan barang elektronik bermerek. Toko 4-Star, khususnya yang berusaha menyatukan operasi di dalam toko dan offline Amazon dengan menampilkan produk terlaris di toko webnya.

    Tapi pertumbuhan penjualan unit toko fisik nyatanya malah tertinggal jauh dari bisnis ritel perusahaan secara keseluruhan.

    Toko fisik, yang mencakup gerai Whole Foods dan Fresh, melaporkan penjualan yang lebih rendah pada 2021 dibandingkan tahun 2018.

    Amazon memangkas jejak ritel fisiknya setelah turun dari tingkat pertumbuhan paling lambat untuk setiap kuartal sejak 2001.

    Seorang juru bicara Amazon mengatakan perusahaan tetap berambisi untuk membangun konsep dan teknologi ritel fisik jangka panjang.

    Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka akan terus fokus pada jaringan toko kelontong Amazon Fresh dan Whole Foods Market, toko serba ada Amazon Go, dan untuk merangkul teknologi cashier less Just Walk Out.

    Amazon juga telah memperkenalkan teknologi ritel eksperimental lainnya seperti Amazon One, yang memungkinkan pengguna memindai telapak tangan mereka untuk membayar barang. Serta Dash Carts, toko belanja yang diisi dengan sensor yang memungkinkan pembeli check out tanpa kasir.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.