Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ribut di Bumi, AS-Rusia ‘Bergandengan Tangan’ di Luar Angkasa
    Insight News

    Ribut di Bumi, AS-Rusia ‘Bergandengan Tangan’ di Luar Angkasa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Maret 2022Updated:3 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia tak selalu hangat, terlebih setelah pemerintah Vladimir Putin serang Ukraina. Namun kedua negara masih bekerja sama pada operasional stasiun luar angkasa internasional (ISS).

    Pejabat tinggi operasi luar angkasa NASA memastikan terus mengoperasikan ISS seperti biasa dengan Rusia dan mitra badan lainnya. “Kami memahami situasi global ini, namun sebagai tim gabungan, tim ini beroperasi bersama,” kata administrator NASA untuk operasi antariksa, Kathy Lueders, dikutip dari Space, Rabu (2/3/2022).

    “Itu berarti kami selalu mencari bagaimana kami mendapatkan lebih banyak fleksibilitas operasi (dengan) penyedia kargo kami dan mencari cara menambahkan kemampuan yang berbeda”.

    Sejumlah negara termasuk AS memberikan sanksi pada Rusia setelah menyerang Ukraina minggu lalu. Program luar angkasa jadi salah satu yang terpengaruh dari kebijakan tersebut. Presiden Joe Biden juga mengatakan akan menurunkan program luar angkasa Rusia.

    Sementara itu Rusia juga menarik diri dari beberapa proyek antariksa koalisi internasional. Misalnya Soyuz Arianespace Eropa yang meluncurkan satelit dari Guyana Perancis.

    Namun menurut Lueders, suasana kerja di ISS sejauh ini sangat mirip seperti sebelum penyerangan Ukraina terjadi. Dalam panggilan soal misi ke stasiun tersebut, dia juga menegaskan Rusia tidak terindikasi tak berkomitmen dengan operasional yang terjadi di ISS.

    “Kita tidak mendapatkan indikasi pada tingkat kerja jika rekan-rekan kita tidak berkomitmen untuk operasi yang sedang berlangsung di Stasiun Luar Angkasa Internasional,” jelasnya.

    Komentar Lueders berjarak beberapa hari setelah Kepala Roscosmos, Dimitry Rogozin menuding AS berusaha ‘menghancurkan’ kemitraan AS dalam rangkaian tweetnya. Dia juga mengancam akan membuat ISS melakukan deorbit secara alami sebagai tanggapan.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.