Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Game PlayStation Tak Laku, Sony Tutup Studio-PHK Ratusan Karyawan
    Insight News

    Game PlayStation Tak Laku, Sony Tutup Studio-PHK Ratusan Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Oktober 2024Updated:31 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sony menutup Firewalk Studio, yakni studio yang mengembangkan game Concord di PlayStation. Game itu sempat dibuat offline pada bulan lalu karena mengalami masalah saat peluncuran.

    Dalam pesan internal ke karyawan PlayStation, CEO PlayStation untuk grup bisnis studio, Hermen Hulst, mengatakan Firewalks Studio akan ditutup berbarengan dengan studio game mobile Neon Koi.

    Penutupan dua studio game tersebut berdampak pada 210 karyawan, menurut laporan Bloomberg, dikutip dari TheVerge, Kamis (31/10/2024).

    “Kami menghabiskan beberapa bulan terakhir untuk mengeksplor berbagai opsi. Setelah pertimbangan yang cukup, kami memutuskan jalan terbaik ke depan adalah menutup permanen game dan studionya. Saya ingin berterima kasih kepada Firewalk untuk kreasi, semangat, dan dedikasinya,” kata Hulst.

    Lebih lanjut, Hulst mengatakan Concord tidak mencapai target Sony. Pembuat PlayStation itu mengatakan akan mengambil pelajaran penting dari pengalaman tersebut untuk membawa pertumbuhan di masa depan.

    Concord dirilis pada 23 Agustus lalu di PlayStation 5 dan PC. Namun, game tersebut dibuat offline pada 6 September setelah laporan penjualan yang mengecewakan.

    Concord hanya terjual di bawah 25.000 dan mencapai puncak pemain terbanyak hanya 697 pemain di Steam. Angka itu lebih rendah ketimbang perilisan The Lord of the Rings: Gollum.

    Neon Koi yang fokus menggarap game mobile juga ditutup, meski Sony sebelumnya mengatakan sektor game mobile merupakan prioritas untuk pertumbuhan di masa depan.

    Neon Koi diakuisisi Sony dan sebelumnya merupakan studio game asal Jerman-Finlandia yang dikenal sebagai Savage Game Studios pada 2022. Studio tersebut fokus mengembangkan game AAA untuk perangkat mobile.

    “Dengan pendekatan baru, Neon Koi akan ditutup dan game action-nya tak akan dilanjutkan,” kata Hulst.

    “Penutupan kedua studio ini sudah melewati pertimbangan yang serius. Kami merasa ini jalan terbaik untuk memperkuat perusahaan,” kata Hulst.

    Beberapa developer yang terdampak bisa jadi dialihkan ke studio Sony yang lain. Namun sisanya akan bergabung dengan ribuan pekerja di industri game yang terkena PHK dalam beberapa tahun terakhir.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Pusat Interaksi Ekonomi & Bisnis, Data Center Dibangun di Kota


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.