Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fenomena Kupu-kupu Tanda Kiamat Terbaru Diungkap Ilmuwan
    Insight News

    Fenomena Kupu-kupu Tanda Kiamat Terbaru Diungkap Ilmuwan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Oktober 2024Updated:31 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian menemukan ukuran kupu-kupu yang makin kecil. Ternyata itu semua terjadi akibat “kiamat” perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan.

    Ini terlihat di Yunani, yang menjadi rumah bagi 237 spesies kupu-kupu. Binatang itu terdampak dengan perubahan iklim dan membuat hidupnya terancam.

    “Hal itu sangat berdampak pada reproduksi dan durasi hidup mereka. Seiring dengan perubahan iklim di lingkungan alami mereka, rentang hidup menjadi berkurang,” jelas Antonis Balas dari Taman Zoologi Attica.

    Ahli agronomi, Konstantiono Anagnostellis dan tim penelitiannya melakukan pemodelan pada ukuran kupu-kupu yang disebut telah menurun karena perubahan iklim. Menurut dia, penyebabnya karena peningkatan suhu.

    Suhu sangat penting bagi kupu-kupu. Karena berbagai macam aktivitas hewan tersebut mengandalkan suhu.

    “Karena kupu-kupu merupakan organisme ektotermik dan diurnal yang bergantung pada suhu saat melakukan aktivitas penting misalnya kawin, reproduksi, pertumbuhan, perkembangan dan makanan,” jelas dia dikutip dari Yahoo, Senin (28/10/2024).

    Suhu yang panas juga membuat kupu-kupu pindah tempat tinggal. Hewan tersebut memilih wilayah yang lebih dingin. Sayangnya, tempat yang lebih dingin juga memiliki makanan yang lebih sedikit.

    Kebakaran hutan juga berdampak kupu-kupu. Sebab kebakaran itu menghancurkan padang rumput habitat kupu-kupu.

    Ternyata masalah kupu-kupu ini bukan hanya terjadi di Yunani saja. Masalah serupa juga terlihat di negara lain, misalnya Meksiko dan Inggris yang mengalami penurunan jumlah pada beberapa spesies.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Komitmen Vertiv Dukung Pemerintah Percepat Transformasi Digital




    Next Article



    15.000 Ilmuwan Kompak Teriak Kiamat Sudah Dekat



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.