Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Meutya Hafid Diminta Bawa Pulang Data Warga RI dari Luar Negeri
    Insight News

    Meutya Hafid Diminta Bawa Pulang Data Warga RI dari Luar Negeri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Oktober 2024Updated:28 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengalaman Meutya Hafid di Komisi I DPR nampaknya bisa jadi nilai tambah saat dia menjadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi). Hal itu bisa memperkuat untuk digital di Indonesia.

    “Jadi intinya sih dengan background beliau pernah di Komisi I, mudah-mudahan bisa membuka peluang yang lebih kuat lagi untuk kita memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” kata Chairman Indonesia Data Center Provider (IDPRO), Hendra Suryakusuma kepada CNBC Indonesia, Senin (28/10/2024).

    Salah satu hal yang dikerjakan Komisi I adalah bidang informatika, yang dibawahi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) atau sekarang bernama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Meutya juga pernah tercatat sebagai ketua Komisi I.

    Salah satu langkahnya adalah merevisi PP 71 tahun 2019. Dia menekankan soal penempatan data di dalam negeri.

    Aturan itu membagi data apa saja yang wajib diletakkan di dalam negeri. Revisi PP 71, dia mengharapkan bisa mendukung kebijakan data yang lebih kuat lagi.

    Hendra menjelaskan saat data diletakkan di Indonesia dampaknya akan sangat besar. Salah satunya dari penegakan hukum akan lebih mudah memprosesnya saat data ada di dalam negeri.

    “Faktor kedua berkaitan dengan lebih banyak investment yang terjadi di negara kita. Berarti kebutuhan data lebih besar,” jelas Hendra.

    Selain itu, dia berharap para pemain yang di bawah IDPro bisa berkolaborasi lebih optimal lagi. Jadi bisa menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan transparan.

    Program talenta digital yang memang sudah menjadi proyek sejak beberapa tahun terakhir bisa diteruskan. Dia mengingatkan untuk tidak merekrut orang dari luar negeri lagi.

    “Bisa sekaligus melindungi kepentingan masyarakat luas gitu,” ungkapnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Meutya Hafid Dilantik, Kominfo Jadi Kementerian Komunikasi & Digital





    Next Article



    Masih Tergantung Energi Fosil, Tantangan RI Dorong Green Data Center



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.