Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Peneliti Temukan Hewan Tertua di Dunia, Lokasinya Dekat Wilayah RI
    Insight News

    Peneliti Temukan Hewan Tertua di Dunia, Lokasinya Dekat Wilayah RI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Oktober 2024Updated:24 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian berhasil menemukan hewan yang diklaim sebagai yang tertua di dunia. Namun sisa fosil makhluk tersebut berbentuk aneh dan mungkin jadi hewan pertama yang pernah bergerak.

    Hewan itu disebut sebagai Quaestio Simpsonorum yang ditemukan di kedalaman Australia. Spesies tersebut dilaporkan hidup pada 555 juta tahun lalu atau Periode Ediacaran, saat kehidupan multiseluler pertama kali berevolusi.

    Profesor Geologi Florida State University, Scott Evans yang melakukan penelitian menjelaskan bentuk hewan tersebut. Salah satunya ukurannya cukup kecil dibandingkan telapak tangan.

    “Sedikit lebih kecil dari ukuran telapak tangan dan punya bentuk tanda tanya di tengah tubuhnya, membedakan sisi kiri dan kanan,” jelasnya dikutip dari Newsweek, Selasa (22/10/2024).

    Ini menandakan Quaestio menjadi hewan awal dengan asimetri kiri dan kanan. Sebab hewan melakukan hal berbeda dengan tiap sisi tubuhnya untuk bisa beradaptasi dengan evolusi yang berbeda.

    Temuan tersebut sangat berbeda dengan fosil lain yang ditemukan. Sebab dia menjelaskan tidak menunjukkan jenis yang sama dengan sangat jelas.

    Quaestio juga disebut sebagai salah satu hewan pertama yang bisa bergerak sendiri. Para peneliti meyakini perilakunya sama seperti Roomba bawa laut prasejarah, yang mampu menjelajahi laut dan mengonsumsi alga hingga bakteri.

    Setelah menyelesaikan studi awal Quaestio, tim peneliti ingin melanjutkan pencarian. Targetnya adalah melanjutkan penggalian tempat spesies itu ditemukan yakni Taman Nasional Nilpena Ediacara.

    Mereka ingin menganalisa endapan badai yang telah mengubur laut Ediakara. Harapannya bisa mempelajari soal cara organisme untuk berinteraksi.

    “Kami menemukan hal baru setiap kali menggali. Meski ini merupakan beberapa ekosistem hewan pertama dunia, mereka sudah beragam,” ucap peneliti lainnya, Ian Hughes yang juga anggota tim penelitian itu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Digemari Gen Z, Begini Cuan Bisnis Aplikasi “Video Pendek”


    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.