Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Masih Positif Covid Setelah 14 Hari? Ini Penjelasan Ahli Paru
    Insight News

    Masih Positif Covid Setelah 14 Hari? Ini Penjelasan Ahli Paru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Februari 2022Updated:25 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kita sering mendengar cerita beberapa orang telah melakukan isolasi mandiri namun masih dinyatakan positif Covid-19. Bahkan ini terjadi pada mereka yang melakukan isolasi selama 14 hari.

    Hal ini jelas menimbulkan pertanyaan, apakah pasien sudah sembuh atau masih bisa menularkan virus?

    Berdasarkan penelitian, virus sudah tidak menularkan lagi setelah 10 hingga 14 hari. Ini disampaikan oleh Spesialis Paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K).

    “Virus SARS-CoV-2 setelah 10 hari-14 hari sudah tidak infectious atau menular, tidak aktif lagi,” kata Erlina dalam workshop online, Jumat (25/2/2022).

    Erlina menambahkan jika hasil tes menghasilkan positif ini karena DNA virus yang terdeteksi. Alat deteksi bekerja mengenali DNA virus tanpa mengetahui apakah virus aktif atau tidak.

    “Kita tahu dari penelitian terpisah setelah 10-11 hari seterusnya, isolat yang ditemukan inactivated,” jelasnya.

    Kebingungan lain adalah terkait CT Value. Banyak anggapan jika sudah mencapai suatu angka maka sudah tidak akan menularkannya lagi.

    Dia mengatakan masyarakat tidak perlu lagi mempermasalahkan terkait CT Value. Sebab tidak menunjukkan penularan yang sebenarnya, sisa DNA virus banyak sekali maka juga akan menyebabkan rendahnya CT Value.

    Jadi Erlina mengingatkan untuk tidak lagi menjadikan CT Value sebagai patokan. Namun durasi sejak gejala yang dikeluhkan terasa.

    “CT Value sudah tidak patokan, jadi patokan lama atau durasi gejala kemudian juga klinis dan keluhannya bagaimana,” ujar Erlina.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.