Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Posisi Netflix Raja Streaming Film Mulai Diusik Disney Cs
    Insight News

    Posisi Netflix Raja Streaming Film Mulai Diusik Disney Cs

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Februari 2022Updated:25 Februari 2022Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Platform streaming konten film dan serial memang kian ramai. Banyak pemain di sektor ini membuat persaingan kian sengit.

    Para perusahaan telah memberikan laporan pendapatan untuk kuartal keempat. Netflix dan Disney masih jadi yang teratas dalam beberapa statistik.

    Sementara itu Apple masih belum mengungkap informasi terlalu banyak terkait jumlah pelanggan dalam layanan Apple TV+. Menandakan jika belum banyak orang yang tertarik dengan layanan streaming milik produsen iPhone itu.

    CNBC Internasional merangkum laporan pendapatan masing-masing perusahaan, dikutip Jumat (25/2/2022):

    Netflix

    Jumlah pelanggan global Netflix mencapai 222 juta atau naik sekitar 8,3 juta pelanggan. Ternyata di bawah perkiraan perusahaan sebesar 8,5 juta pelanggan.

    Di Amerika Serikat (AS) dan Kanada jumlah pelanggan adalah 75,22 juta subscribers. Angka itu meningkat 1,19 juta dari kuartal terakhir.

    Saham perusahaan turun, saat perkiraan hanya ada 2,5 juta pelanggan baru pada kuartal pertama 2022. Kenaikan harga langganan di AS dan Kanada tidak membantu masalah pertumbuhan yang melambat.

    Untuk pendapatan rata-rata per pengguna atau ARPU pada AS dan Kanada adalah US$14,78 atau naik US$0,10 dari kuartal terakhir.

    Disney

    Kenaikan jumlah pengguna Disney+ lebih banyak dibandingkan Netflix. Platform mencatatkan 118,1 juta pelanggan, termasuk dengan pengguna Hotstar. Jumlah tersebut naik dari 11,7 juta pelanggan pada kuartal terakhir.

    Kenaikan jumlah pelanggan itu adalah berkat tayangan dan film Marvel serta film dokumenter The Beatles ‘Get Back’. Untuk ARPU, Disney+ melaporkan sebanyak US$4,41 secara global atau naik dari kuartal terakhir US$0,29.

    Hulu membukukan 40,9 juta pelanggan, naik 1,2 juta dari kuartal terakhir. Sementara ARPU senilai US$12,96 naik US$0,21 dari kuartal terakhir.

    SVOD+Live TV melaporkan 4,3 juta pelanggan atau naik 300 ribu dari kuartal terakhir, dengan ARPU US$87,01 naik US$2,21. ESPN+ memiliki 21,3 juta pelanggan, yang naik 4,2 juta dari kuartal terakhir dengan ARPU US$4,16 (naik US$0,42 dari kuartal terakhir).

    Amazon Prime Video

    Amazon menaikkan harga berlanggan layanan streamingnya dari US$119 menjadi US$139 per tahunnya dan bulanannya US$12,99 menjadi US$14,99.

    Amazon Prime Video kemungkinan akan mendapatkan banyak pelanggan baru saat The Lord of The Rings: The Rings of Power debut 2 September mendatang. Selain itu perusahaan juga memegang hak eksklusif untuk Thursday Night Football.

    Apple TV+

    Layanan Apple tumbuh 26% atau lebih tinggi dari yang diharapkan perusahaan. CNBC Internasional mengatakan Apple tak merinci jumlah pelanggan atau ARPU pada Apple TV+.

    Pada September lalu, serikat pekerja showbiz yang mewakili pekerja di belakang layar mengatakan Apple mengklaim kurang dari 20 juta pelanggan platform itu di AS dan Kanada 1 Juli lalu.

    NBC Universal’s Peacock

    Pengguna aktif bulanan di AS platform ini sebanyak 24,5 juta akun. Lebih dari 9 juta merupakan akun berbayar.

    CEO Comcast Brian Roberts mengatakan pendapatan rata-rata per pengguna untuk layanan tersebut mendekati US$10. Ini terjadi jika layanan berlangganan dan iklan digabungkan.

    Paramount

    Paramount Global menambahkan 9,4 juta pelanggan streaming. Total seluruhnya lebih dari 56 juta pelanggan dengan 32,9 juta merupakan pelanggan Paramount+. ARPU untuk Paramount+ adalah US$9.

    Sementara untuk Pluto TV memiliki 64,4 juta pengguna aktif bulanan yang naik 10 juta dari kuartal terakhir. ARPU layanan ini pada 2021 secara global adalah US$1,64 dan AS senilai US$2,54.

    HBO dan HBO Max

    Pelanggan globalnya sebanyak 73,8 juta atau naik 4,4 juta dari kuartal terakhir. Tahun lalu AT&T memperkirakan HBO Max akan memiliki 120 juta hingga 150 juta pelanggan pada 2025.

    Jumlah tersebut diperkirakan termasuk pelanggan video on demand berbasis iklan. Ini adalah yang membayar US$9,99 untuk layanan tersebut, dibanding US$14,99 yang hadir tanpa iklan.

    Discovery

    Discovery melaporkan 22 juta pelanggan langsung ke konsumen atau naik 2 juta. CEP David Zaslav mengatakan keuntungan menggabungkan Discovery dan Warner Media adalah menunjukkan kekuatan konten kedua perusahaan.

    Ini berarti ada rencana menggabungkan Discovery+ dan HBO Max dengan diskon atau produk gabungan baru dari kedua layanan streaming saat kesepakatan terakhir. Sebagai informasi ARPU platform itu US$7 pada kuartal terakhir (US$4,99 per bulan termasuk iklan, US$6,99 per bulan tanpa iklan).

    AMC Networks

    Akhir tahun lalu, platform ini punya lebih dari 9 juta pelanggan streaming berbayar agregat. CEO Interim Matt Blank, mengatakan perusahaan akan punya 20-25 juta pelanggan pada akhir 2025.

    “2022 akan jadi tahun terbesar untuk konten original dalam sejarah kami, khususnya pengembalian yang sangat dinanti-nantikan dari Better Call Saul dan Killing Eve,” ungkapnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.