Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Data Center Tier IV Dibangun di Jakarta, Ini Fungsinya
    Insight News

    Data Center Tier IV Dibangun di Jakarta, Ini Fungsinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Oktober 2024Updated:10 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Data menjadi ‘harta karun’ baru di era digital. Untuk itu, sangat krusial bagi Indonesia untuk memiliki kedaulatan data. Artinya, penyimpanan dan pengelolaannya berada di infrastruktur dalam negeri.

    Pada hari ini, Rabu (9/10/2024), Bersama Digital Data Center (BDCC) bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII) meresmikan data center tier IV yang dinamai JST1.

    Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, mengatakan saat ini kebutuhan data center di Indonesia baru sekitar 4,6% dari total kebutuhan yang ada di masa depan.

    Untuk itu, keberadaan JST1 menjadi pertanda baik dalam memenuhi kebutuhan data canter di Tanah Air.

    Lebih lanjut, Arif menjelaskan selama ini peran APJII mengelola Indonesia Internet Exchange (IEX) yang merupakan hub trafik internet.

    Trafik yang dikumpulkan IEX 3 tahun lalu hanya sekitar 1,3TB dan kini meroket 10 kali lipat menjadi 13,3TB. Untuk itu, dibutuhkan infrastruktur tambahan sebagai penopang.

    Berkat kolaborasi dengan BBDC JST1, Indonesia memiliki IEX JK2 atau Inter-Exchange Jakarta yang kedua.

    “Tentunya kita berharap IEX JK2 ini dirancang untuk memberikan dukungan penuh terhadap pertumbuhan penyelenggara jasa inter-Indonesia serta memperkuat lolitas data pada Indonesia Inter-Exchange. Sebagai informasi jumlah ISP saya berdiri di sini sudah sekitar 1.180an,” kata Arief.

    Presiden Komisaris BBDC, Setyanto Hantoro, dalam kesempatan yang sama mengatakan IEX JK2 dimaksudkan untuk menjadi titik kumpul para penyedia konektivitas internet di Indonesia.

    Setyanto mengatakan industri data center berkembang sangat pesat. Banyak perusahaan yang berlomba-lomba membangun data center. Namun, belum seimbang dari dua sisi, yakni kapasitas dan jumlah.

    “Kami di BBDC mencoba ikut berkontribusi pada penyiapan infrastruktur digital bersama APJII untuk menyediakan 2 infrastruktur inti. Pertama data center itu sendiri, kedua titik kumpulnya yang kita sebut IEX,” ia menjelaskan.

    Keberadaan data center tier IV di Jakarta ini menjawab dua tantangan besar. Pertama, menyokong pertumbuhan data center di Indonesia, dan yang kedua soal keamanan dan kemandirian digital di Tanah Air karena data disimpan di dalam negeri atau onshore.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Investasi Data Center RI Baru Recehan, Malaysia Panen Investor




    Next Article



    Cara Kerja Internet Starlink Milik Elon Musk yang Bikin Heboh RI



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.