Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Android Berubah Total, Begini Nasib Google Sekarang
    Insight News

    Android Berubah Total, Begini Nasib Google Sekarang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Oktober 2024Updated:9 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Hakim memerintahkan Google untuk membuka total HP Android agar pengguna bisa lebih bebas download aplikasi dan bertransaksi di luar Play Store.

    Perintah hakim James Donato di San Francisco adalah kelanjutan dari keputusan yang diambil juri tahun lalu dalam persidangan Google melawan Epic Games, perusahaan pembuat video game Fortnite.

    Donato mengeluarkan perintah yang lebih detail soal perubahan yang harus diambil Google untuk membuat toko aplikasi Play Store lebih terbuka. Dalam tiga tahun ke depan, Google tidak bisa lagi melarang metode pembayaran di dalam aplikasi serta harus mengizinkan pengguna HP Android mendownload toko aplikasi selain Play Store.

    Google juga tak bisa lagi membayar produsen HP supaya menyediakan Play Store sebagai aplikasi pre-install. Selain itu, model bagi hasil antara Play Store dengan distributor aplikasi lainnya juga dilarang hakim.

    Dalam pernyataan kepada Reuters, Google menyatakan akan mengajukan banding. Proses banding berarti perintah Donato belum berlaku karena harus menanti putusan pengadilan yang lebih tinggi.

    “Pada akhirnya, meskipun perubahan ini membuat Epic puas, ada konsekuensi yang bisa merugikan konsumen Amerika Serikat, developer, dan produsen HP,” kata Google.

    CEO Epic Tim Sweeney menyebut perintah Donato adalah berita besar. Ia akan mengikuti perintah tersebut dengan menawarkan Epic Games Store dan toko aplikasi lain di Google Play pada 2025.

    Sweeney menyatakan kini pengembang aplikasi, pengelola toko aplikasi, dan pihak lain punya tiga tahun untuk “membangun ekosistem Android yang kompetitif sehingga Google tak bisa melakukan apa-apa untuk menghentikannya.”

    Donato mengatakan Epic dan Google harus menunjuk komite beranggota tiga orang untuk menjalankan dan mengawasi pelaksanaan perintahnya yang berlaku mulai 1 November 2024.

    Epic menggugat model bisnis Google pada 2020 dengan tuduhan toko aplikasi Android adalah bentuk monopoli karena membatasi akses ke aplikasi dan cara pembayaran lain.

    Google menyatakan perubahan yang diminta Epic bakal menimbulkan biaya tinggi, terlalu membatasi, dan bisa berdampak buruk kepada privasi dan keamanan. Namun, argumen Google dimentahkan Donato.

    “Anda harus membayar sesuatu untuk membuat semua menjadi benar setelah ditetapkan sebagai pe-monopoli,” katanya kepada pengacara Google.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: “Sinyal Kuat” Bisnis Menara Telekomunikasi Sambut Era Prabowo




    Next Article



    Warning Pemilik HP Android, Cepat Hapus 3 Aplikasi Ini



    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.