Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Manusia Rp 1.600 T Jual Chip Seharga Rumah, Laku Keras Jadi Rebutan
    Insight News

    Manusia Rp 1.600 T Jual Chip Seharga Rumah, Laku Keras Jadi Rebutan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Oktober 2024Updated:5 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Nvidia Jensen Huang meraup kekayaan berlimpah gara-gara moncernya bisnis penjualan chip AI. Saat ini, Huang terpantau memiliki kekayaan US$ 107,4 miliar (Rp 1.661 triliun) dan menempati posisi ke-12 orang terkaya di dunia menurut Forbes Real-Time Billionaires.

    Agaknya, kekayaan Huang dan bisnis Nvidia akan bertambah besar gara-gara chip AI Blackwell terbaru. Huang mengklaim permintaan untuk chip tersebut “gila”.

    “Semua orang mau memiliki chip terbaik dan mereka mau menjadi yang pertama,” kata Huang dalam wawancara yang dikutip dari CNBC International, Jumat (4/10/2024).

    Saham Nvidia melonjak sekitar 3% pada Kamis (3/10) pagi waktu setempat setelah pernyataan tersebut.

    Blackwell digadang-gadang akan dijual dengan harga US$ 30.000-40.000 (Rp 464-618 jutaan) per unit. Chip canggih yang bisa untuk beli rumah tersebut diperebutkan para raksasa teknologi seperti OpenAI, Microsoft, Meta, dan firma lain yang mengembangkan data center AI untuk membuat produk seperti ChatGPT dan Copilot.

    Nvidia menjadi perusahaan yang paling diuntungkan dari tingginya popularitas AI. Sahamnya sudah naik sekitar 150% pada tahun ini.

    Pendapatan perusahaan terus melonjak pada kuartal kedua tahun fiskal ini menjadi US$ 30,04 miliar (Rp 464 triliun), naik 122% dari tahun-ke-tahun.

    Pendapatan Nvidia ditargetkan akan mencapai US$ 32,5 miliar pada kuartal yang masih berlangsung saat ini.

    “Di saat teknologi berpindah dengan sangat cepat, kami memiliki kesempatan untuk menggenjot siklus inovasi agar mampu meningkatkan kapabilitas, kualitas, sembari menurukan biaya dan konsumsi energi,” kata Huang.

    “Kami sedang dalam jalur untuk melakukannya. Semuanya sesuai dengan rencana,” ia menambahkan.

    CFO Nvidia Colette Kress mengatakan perusahaan akan mencatat beberapa miliar dolar AS dari pendapatan BlackWell pada kuartal keempat 2024.

    Huang mengatakan Nvidia berencana memperbarui platfrom AI setiap tahun untuk meningkatkan performa sekitar 2-3 kali lipat.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Inovasi AI Bantu Bank Perluas Penyaluran Kredit, Dijamin Aman?




    Next Article



    Sosok Orang Terkaya Baru Pengganti Elon Musk, Penggemarnya Membludak



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.