Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Google, Browser Tak Terkenal Dituduh Curang
    Insight News

    Bukan Google, Browser Tak Terkenal Dituduh Curang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Oktober 2024Updated:4 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus monopoli pada platform browser terjadi di Uni Eropa. Namun bukan platform populer Chrome milik Google, kali ini Edge yang dimiliki Microsoft yang dituding memberikan perilaku tidak adil.

    Padahal, Edge jauh lebih tak terkenal ketimbang Google Chrome. Tiga browser pesaing dan sekelompok pengembang web menyurati Komisi Eropa terkait kecurangan Edge.

    Masing-masing Vivaldi, Waterfox, Wavebox dan Open Web Advocacy.

    Mereka menyatakan Microsoft meraup keuntungan tidak adil pada Edge, dikutip dari Reuters, Jumat (4/10/2024).

    Sebelumnya browser asal Norwegia, Opera juga sudah menggugat Komisi Eropa. Penyebabnya karena Komisi Eropa membebaskan Edge dari UU Pasar Digital (DMA).

    Dalam suratnya ke Komisi Eropa, seluruh perusahaan dan lembaga advokasi mendukung langkah Opera. Mereka juga menyebutkan soal Edge jadi browser bawaan pada semua komputer milik Windows.

    “Penting untuk Komisi mempertimbangkan kembali posisinya [browser Edge],” demikian isi surat pada 17 September 2024 lalu.

    “Praktik yang tidak adil dibiarkan terus berlanjut pada ekosistem Windows dengan Edge, tanpa diimbagi pilihan layar pada perangkat seluler,” imbuh mereka.

    Menurut mereka, tidak ada yang bisa menandingi keunggulan Edge di perangkat Windows. Termasuk karena peran penting browser pada PC Windows.

    Mereka juga mengatakan pesan pop up yang dimunculkan Edge telah salah mengerti. In terkait fitur browser pesaing yang membedakan dari produk Microsoft.

    Sementara itu baik Komisi Eropa dan Microsoft menolak berkomentar.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Salah Gunakan Posisi, Google Didenda Hingga Rp 40 Triliun





    Next Article



    Video: Sambut Kecanggihan GPT-4o, Aplikasi Pembunuh Google



    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.