Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google hingga Instagram Ikut Pantau Hoaks, Ketahuan Nasibnya Begini
    Insight News

    Google hingga Instagram Ikut Pantau Hoaks, Ketahuan Nasibnya Begini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Oktober 2024Updated:3 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Konten berupa ujaran kebencian, fitnah, hoaks dan leak yang berkaitan dengan Pilkada 2024 siap-siap untuk di-takedown.

    Sementara bagi pelaku penyebar hoaks, akan diproses di pihak berwenang jika terbukti melakukan tindakan yang melawan hukum.

    “Kalau soal konsekuensi hukumnya, kalau ada masalah apapun kita serahkan kepada pihak berwajib yang menangani,” ujar Budi saat konferensi pers terkait Deklarasi Pilkada Damai dan Anti Hoaks 2024 di Jakarta, Kamis (3/10/2024).

    Kominfo menjalin kerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Badan Pengawas Pemilu [Bawaslu], dan platform digital untuk memberantas konten-konten tersebut.

    Platform digital yang tergabung yaitu Meta yang mencakup Facebook, Instagram, Thread, Google, Youtube, Tiktok, Snack Video, Telegram, dan Line. Sementara X (dulunya Twitter) tak ikut serta.

    Sejauh ini, Kominfo baru menemukan 6 konten hoaks terkait Pilkada 2024.

    Menurutnya jumlah tersebut relatif kecil. Jumlahnya juga menurun dibandingkan sebelumnya.

    “Emang terjadi penurunan yang signifikan untuk tahun 2024 ini. Baru ditemukan jumlahnya berapa tadi? Baru 6 hoax terkait Pilkada di 545 daerah, 37 provinsi, dan 500 sekian kota. Dan terjadi penurunan yang luar biasa,” kata dia.

    Soal isunya, Budi menyebut kasusnya berbeda-beda setiap daerah. Tergantung tingkat memanasnya politik di suatu daerah tertentu.

    Ia pun mengimbau kepada semua kandidat dan tim yang bertarung dalam Pilkada 2024 untuk menjaga ruang digital dengan melakukan cara-cara yang lebih maju untuk tidak melibatkan hoaks selama Pilkada 2024.

    Budi mengatakan masa kampanye yang telah dimulai sejak Rabu, 25 September 2024, merupakan momentum yang tepat untuk menjaga ruang digital.

    “Mudah-mudahan [hoaks] bisa hilang di pertarungan Pilkada 2024.” pungkasnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: DepositoBPR by Komunal Kembali Hadir





    Next Article



    Tanpa Blokir, Ini 4 Cara Agar Orang Tidak Bisa Chat WhatsApp



    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.