Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jakarta Panas Mendidih, BMKG Ungkap Cuaca Gerah di Jawa Sampai Kapan
    Insight News

    Jakarta Panas Mendidih, BMKG Ungkap Cuaca Gerah di Jawa Sampai Kapan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Oktober 2024Updated:3 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab suhu udara di beberapa wilayah Indonesia terasa sangat panas belakangan ini.

    Kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia terutama di Jawa hingga Nusa Tenggara, termasuk Jabodetabek, didominasi oleh kondisi cuaca yang cerah dan minimnya tingkat pertumbuhan awan terutama pada siang hari.

    Kepala Meteorologi Publik BMKG Andri Ramadhani menjelaskan, kondisi tersebut menyebabkan penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan signifikan oleh awan di atmosfer. Sehingga suhu pada siang hari di luar ruangan terasa sangat terik.

    “Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia di selatan ekuator masih mengalami musim kemarau dan sebagian lainnya akan mulai memasuki periode peralihan musim pada periode Oktober-November, sehingga kondisi cuaca cerah masih mendominasi pada siang hari,” ujar Andri kepada CNBC Indonesia melalui pesan singkat, Rabu (2/10/2024).

    BMKG memprediksi kondisi fenomena panas terik masih dapat berlangsung dalam periode bulan Oktober.

    Kondisi cuaca cerah masih mendominasi pada siang hari utamanya di wilayah Lampung, Sumatra Selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

    Berdasarkan data pengamatan terkini, kondisi suhu udara maksimum mencapai 36 derajat Celcius tercatat di NTB yaitu di Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharudin dan Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahudin(36,6 °Celcius).

    Di Sulawesi Selatan – Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan (36,5 ° Celcius). Di Jawa Timur – Stasiun Meteorologi Tanjung Perak (36,4 ° Celcius), di Jawa Tengah – Stasiun Meteorologi Ahmad Yani dan Stasiun Meteorologi Tanjung Emas (36,3 ° Celcius) dan di Jawa Barat – Stasiun Meteorologi Kertajati Jawa Barat (36,2 ° Celcius).

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    BMKG Sebut Gempa Gunungkidul Dari Zona Megathrust di Selatan DIY





    Next Article



    Neraka Bocor Bakar Negara Tetangga, Ini Ramalan BMKG soal Nasib RI



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.