Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tetangga RI Diserbu Asing, Malaysia Makin Kebanjiran Dolar
    Insight News

    Tetangga RI Diserbu Asing, Malaysia Makin Kebanjiran Dolar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Oktober 2024Updated:3 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Satu lagi raksasa teknologi global yang mau menanamkan modal di Malaysia. Kali ini ada Oracle yang rencananya akan investasi lebih US$6,5 miliar (Rp 98 triliun) untuk mendirikan infrastruktur cloud regional pertamanya di Malaysia.

    Cloud regional adalah lokasi fisik dan geografis tempat fasilitas cloud perusahaan berada. Usaha patungan Oracle ditetapkan menjadi salah satu investasi teknologi tunggal terbesar sejauh ini, melampaui investasi sebesar US$6,2 miliar oleh unit cloud Amazon, AWS, yang diumumkan tahun lalu.

    Cloud regional Oracle diklaim akan membantu organisasi di Malaysia memodernisasi aplikasi mereka, memindahkan beban kerja mereka ke cloud, dan berinovasi dengan data, analitik, dan AI.

    Hal itu juga akan memungkinkan pelanggan perusahaan Malaysia yang meliputi lembaga pemerintah, lembaga keuangan, dan perusahaan penerbangan dan perhotelan, untuk menggunakan layanan cloud yang berbasis di dalam negeri ketimbang di luar negeri.

    “Pelanggan tersebut berharap Oracle mendukung inovasi mereka untuk beralih ke proses standar agar lebih cepat, lebih terkendali, dan lebih hemat biaya,” kata Wakil Presiden Eksekutif Oracle untuk Jepang dan Asia Pasifik Garrett Ilg, dikutip dari Reuters, Rabu (2/10/2024).

    Cloud regional di Malaysia akan menjadi yang ketiga bagi Oracle di Asia Tenggara, setelah dua fasilitasnya yang berlokasi di Singapura. Saat ini, Oracle memiliki 50 wilayah cloud publik di 24 negara.

    Sebelumnya Oracle, ada Microsoft, Nvidia, Google dan ByteDance yang telah mengumumkan investasi digital senilai miliaran dolar ke Malaysia sejak tahun lalu.

    Investasi tersebut sebagian besar digunakan untuk membangun layanan cloud dan pusat data, yang mendorong ledakan infrastruktur karena meningkatnya permintaan untuk kecerdasan buatan (AI).

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Uji “Kualitas” & Kekuatan Data Center RI Tarik Investasi Asing




    Next Article



    Luhut Yakin RI Tak Terkalahkan Walau TikTok-Google Pilih Malaysia



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.