Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Malaysia Diserbu Asing, Kini Sudah Menular ke Thailand
    Insight News

    Malaysia Diserbu Asing, Kini Sudah Menular ke Thailand

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Oktober 2024Updated:1 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Google akan menginvestasikan US$1 miliar (Rp 15 triliun) di Thailand untuk membangun pusat data dan cloud region untuk memenuhi permintaan cloud yang terus meningkat dan mendukung adopsi kecerdasan buatan di Asia Tenggara.

    Investasi tersebut akan menciptakan sekitar 14.000 lapangan kerja setiap tahunnya hingga 2029, kata Google, mengutip sebuah studi tentang proyek tersebut oleh Deloitte.

    Pada Mei, Microsoft mengatakan bahwa mereka juga akan meluncurkan pusat data regional pertamanya di Thailand sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan layanan cloud.

    “Infrastruktur cloud dan pusat data Google di Bangkok dan Chonburi akan membantu memenuhi permintaan yang terus meningkat akan kapabilitas Google Cloud dan inovasi AI, serta layanan digital populer perusahaan tersebut – seperti Search, Maps, dan Google Workspace,” kata Microsoft, dikutip dari Reuters, Selasa (1/10/2024).

    Pusat data Microsoft akan berlokasi di kawasan industri di Chonburi. Sementara kawasan cloud Google, yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak untuk menyediakan layanan bagi entitas sektor swasta dan publik, akan berada di ibu kota Bangkok.

    Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra mengatakan investasi Google “sangat sesuai” dengan Kebijakan Cloud First negara tersebut.

    Negara tetangga RI kecipratan investasi jumbo

    Sebelum Thailand, negara tetangga RI lain seperti Malaysia dan Singapura mendapat banyak kucuran investasi triliunan rupiah dari raksasa teknologi global.

    Google baru-baru ini mengumumkan penyelesaian perluasan pusat data dan fasilitas cloud mereka di negara tersebut.

    Dengan selesainya proyek pusat data, berarti mereka telah menginvestasikan sebesar US$5 miliar (Rp 81 triliun) dalam infrastruktur teknis di negara Asia Tenggara.

    Sementara di Malaysia, Google menyatakan komitmen investasi sebesar US$2 miliar (Rp 32,5 triliun).

    Investasi tersebut akan digunakan untuk membangun pusat data dan wilayah cloud pertama di negara tersebut, seiring dengan meningkatnya permintaan kecerdasan buatan (AI) dan layanan cloud regional.

    Cloud regional Malaysia adalah tambahan dalam jaringan Google yang mencakup 40 wilayah dan 121 zona di dunia.

    Mudahnya investasi masuk ke Singapura dan Malaysia karena negara tersebut memiliki kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan data center.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kenali Penyebab Kebocoran Data & Upaya Pencegahannya!




    Next Article



    Asing Sorot Malaysia Kebanjiran Dolar, Indonesia Cuma Diperas



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.