Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Budi Arie Tagih Investasi Data Center dan Digital Amerika ke Dubes AS
    Insight News

    Budi Arie Tagih Investasi Data Center dan Digital Amerika ke Dubes AS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2024Updated:26 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Duta Besar Amerika Serikat Shirin Lakhdhir menemui Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi untuk berbicara soal dukungan AS untuk ekonomi digital RI termasuk soal investasi dalam bidang data center.

    Menkominfo menerima Lakhdhir di kantornya, pada hari ini, Kamis (26/9/2024).

    Berdasarkan siaran pers Kominfo, Lakhdhir mengungkapkan komitmen AS untuk membantu mewujudkan digitalisasi di Indonesia terutama dengan meningkatkan investasi di sektor digital.

    Budi Arie dan Lakhdhir membahas investasi pusat data, kabel bawah laut, satelit, dan infrastruktur telekomunikasi lainnya. Investasi di semua bidang tersebut penting untuk meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan internet ke seluruh penjuru RI.

    Keduanya juga membicarakan pentingnya investasi dalam bidang pengembangan sumber daya manusia.

    “Saya mohon agar pertemuan hari ini dapat ditindaklanjuti secara konkret. Saya siap untuk mengadakan pertemuan selanjutnya dengan Ibu Dubes maupun dengan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat untuk dapat meningkatkan investasi di sektor digital,” kata Menteri Budi Arie.

    Menkominfo menyatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk digital ekonomi yang nilainya mencapai US$ 800 miliar atau sekitar Rp 12.096,8 triliun. Pada 2030, nilai Ekonomi Digital Indonesia mencapai US$ 360 miliar. Bahkan, bila Indonesia mampu mengembangkan bisnis Artificial Intelligence (AI) secara optimal, potensi ekonomi dari teknologi ini saja diproyeksikan mencapai US$ 366 miliar pada 2030.

    Dalam setahun terakhir, bos perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat bergantian datang ke Indonesia. CEO Apple Tim Cook, CEO Microsoft Satya Nadella, dan Elon Musk sebagai bos SpaceX dan Tesla menemui Presiden Jokowi dan Menkominfo Budi Arie.

    Namun, perusahaan AS masih belum banyak berinvestasi di RI. Apple, produsen iPhone, adalah satu-satunya merek smartphone yang belum memiliki pabrik di Indonesia. Investasi perusahaan penyedia cloud seperti AWS, Microsoft, dan Google di Indonesia juga masih sedikit dibandingkan dengan modal yang mereka kucurkan di negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam.

    SpaceX milik Elon Musk, masuk ke pasar telekomunikasi Indonesia melalui layanan internet satelit Starlink, hanya bermodal Rp 2 miliar dan beberapa orang pegawai. Tesla juga tak kunjung berinvestasi di Indonesia meskipun Presiden Jokowi dan menteri bergantian bertemu dengan Musk.

    Dalam pertemuan dengan Lakhdhir, Menkominfo Budi Arie didampingi Staf Khusus Menkominfo Dedy Permadi, Dirjen Aptika Hokky Situngkir, dan Kepala Pusat Kelembagaan Internasional Setjen Kementerian Kominfo Ichwan Nasution.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Menkominfo Ungkap 3 Tantangan RI Jadi Pusat Data Center Dunia




    Next Article



    Video: Menkominfo Jamin IDTH Dilengkapi Fasilitas Canggih Kelas Dunia



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.