Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Karyawan Startup Panik Sudah Tak Dibutuhkan, Bos Google Bilang Begini
    Insight News

    Karyawan Startup Panik Sudah Tak Dibutuhkan, Bos Google Bilang Begini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2024Updated:26 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Artificial Intelligence (AI) berkembang cukup cepat dalam beberapa tahun terakhir. Sejak kemunculan chatbot populer ChatGPT, banyak perusahaan yang akhirnya juga ikut terjun membuat produk AI sendiri.

    Namun perkembangan yang pesat ini juga menimbulkan kekhawatiran sendiri. Salah satunya banyak pihak yang meramalkan akan ada sejumlah pekerjaan yang tergantikan oleh AI.

    Meski begitu, CEO Google Sundar Pichai meramalkan posisi programmer tak akan tergantikan AI. Bahkan pekerjaan tersebut akan menggunakan AI sebagai alat kolaboratif.

    Programmer bisa melakukan pekerjaan lain, tidak hanya untuk memperbaiki bug. Jadi teknologi AI bukan lagi sesuatu yang harus jadi pesaing bagi programmer.

    “Hal itu akan membantu programmer melakukan pekerjaan mereka, di mana sebagian besar energi dan waktu mereka digunakan untuk aspek-aspek yang lebih tinggi dari tugas tersebut. Daripada memperbaiki bug berulang-ulang atau sesuatu seperti itu,” jelasnya dikutip dari Android Headlines, Rabu (25/9/2024).

    Dia mengatakan Google telah merasakan banyak efisiensi. Dengan AI, programmer memiliki banyak manfaat lain dan menurunkan sejumlah hambatan.

    “Hal itu hanya menurunkan hambatan bagi mereka yang bisa melakukan pemrograman, seperti bagaimana Anda bisa lebih banyak dalam media bahasa alami, berinteraksi. Jadi pemrograman menjadi seperti alat kreatif. Saya pikir itu akan memungkinkan dan membuatnya bisa diakses banyak orang,” kata Pichai yang mengutip Cursor AI.

    Sebagai informasi, Cursor AI merupakan kode editor berbasis AI. Pengembang bisa menuliskan kode yang lebih baik dan efisien.

    Cursor AI memiliki sejumlah fitur. Seperti saran intelligent code, code generation dan mengidentifikasi bug.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Salah Gunakan Posisi, Google Didenda Hingga Rp 40 Triliun





    Next Article



    10 Tahun Lagi Komputer Secerdas Ini, Sudah Tak Butuh Manusia



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.