Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Blokir Joe Biden Meluas, Ini Taktik Baru AS Lumpuhkan China
    Insight News

    Blokir Joe Biden Meluas, Ini Taktik Baru AS Lumpuhkan China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 September 2024Updated:23 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini kembali melakukan gebrakan pelarangan ke China. Kementerian Perdagangan (Kemendag) AS melarang software dan hardware China yang terkoneksi di kendaraan otomatis (autonomous vehicle) yang melintas di jalanan negaranya.

    Dua sumber mengatakan kepada Reuters alasan pelarangan itu sama seperti dalih pemblokiran teknologi lain, yakni mengancam keamanan nasional.

    Pemerintahan Joe Biden khawatir perusahaan China mengumpulkan data sopir dan infrastruktur di AS, serta potensi manipulasi ke kendaraan terkoneksi ke internet dan sistem navigasi.

    Regulasi yang diajukan akan melarang impor dan penjualan kendaraan dari China dengan sistem software dan hardware autonomous vehicle, dikutip dari Reuters, Senin (23/9/2024).

    Upaya pelarangan ini menandai peningkatan signifikan dari keseluruhan strategi pemblokiran AS untuk kendaraan China, komponen chip, serta software.

    Pekan lalu, pemerintah AS memutuskan menaikkan pajak impor untuk mobil listrik China, termasuk untuk komponen baterai mobil listrik dan mineral kunci.

    Menteri Perdagangan (Mendag) Gina Raimondo mengatakan risiko yang ditimbulkan dari software dan hardware kendaraan otomatis China di AS sangat tinggi.

    “Bisa Anda bayangkan dampak mengerikannya jika jutaan mobil di jalanan dengan sistem otomatis, lalu software-nya tiba-tiba dimatikan,” kata Raimondo.

    Pada Februari lalu, Biden memerintahkan investigasi terkait risiko impor kendaraan terkoneksi dari China. Kala itu, Biden juga mengakukan rencana memblokir software dan hardware mobil otomatis dari China.

    “Kebijakan China bisa membanjiri pasar mobil kita dan berisiko mengancam keamanan nasional,” kata Biden.

    Kemendag AS berencana memberikan waktu 30 hari ke publik untuk memberikan masukan sebelum aturan pemblokiran benar-benar difinalisasi.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ada AI, Layanan Rumah Sakit RI Siap Saingi Negeri Jiran





    Next Article



    TikTok Tunjuk Sosok Kunci Ini Gagalkan Blokir Joe Biden di AS



    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.