Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Roket Misterius China Kembali ke Bumi Usai 8 Bulan Keliling Antariksa
    Insight News

    Roket Misterius China Kembali ke Bumi Usai 8 Bulan Keliling Antariksa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 September 2024Updated:18 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pesawat luar angkasa misterius milik China telah pulang kembali ke Bumi setelah menghabiskan lebih dari 8 bulan di orbit.

    Pesawat ruang angkasa yang dapat digunakan kembali itu mendarat di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di wilayah terpencil barat laut China pada Jumat (6/9/2024). Pesawat itu diluncurkan dari lokasi yang sama di atas roket Long March 2F pada Desember 2023 lalu.

    Meskipun kemampuan pasti dari pesawat antariksa tersebut masih belum diketahui, media China Xinhua menyatakan bahwa pesawat tersebut akan membuka jalan bagi perjalanan pulang-pergi yang lebih nyaman dan terjangkau bagi pelancong antariksa di masa depan.

    Selain itu, masih belum jelas apa yang sebenarnya dilakukan pesawat antariksa China pada misi ketiganya itu, dan pada misi-misi sebelumnya.

    Seperti yang terlihat pada misi sebelumnya, pelacak pesawat antariksa di Bumi mengamati pesawat antariksa itu melepaskan sebuah objek kecil ke orbit.

    “Objek ini bisa jadi merupakan penempatan subsatelit, atau bisa juga merupakan perangkat keras yang dikeluarkan sebelum akhir misi dan deorbit,” kata astronom Jonathan McDowell dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian dalam sebuah posting di X, dikutip dari laman Space, Rabu (18/9/2024).

    Pesawat luar angkasa itu tampaknya melakukan operasi pertemuan dan kedekatan (RPO) dengan objek tertentu. Artinya mereka sedang menguji kemampuan untuk bertemu dan mendekati suatu objek di luar angkasa.

    Operasi ini dapat digunakan untuk memperbaiki atau melakukan pemeliharaan pada satelit, dan diyakini bahwa negara adikuasa militer sedang menyempurnakan teknik ini untuk berpotensi merusak satelit musuh selama pertempuran orbital di masa mendatang.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Indosat Ooredoo Hutchison Dukung Perbankan Lewat AI Berdaulat





    Next Article



    Kalahkan Amerika, China Mendarat di Sisi Gelap Bulan



    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.