Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Ungkap Misteri Matahari Terbit dari Barat
    Insight News

    NASA Ungkap Misteri Matahari Terbit dari Barat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 September 2024Updated:15 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa waktu lalu, National Aeronautics and Space Administration alias NASA viral di media sosial setelah munculnya unggahan yang menyebut lembaga antariksa AS tersebut telah menemukan bukti-bukti bahwa Matahari dapat terbit dari barat.

    Unggahan yang seakan-akan NASA menyebut Matahari bakal terbit dari Barat tersebut beredar melalui Facebook dalam bahasa Thailand. Foto dan narasi soal Matahari terbit dari Barat di Facebook itu telah dibagikan lebih dari 15 ribu kali sejak 14 Januari 2021.

    “NASA mengonfirmasi kemungkinan Matahari terbit dari barat. Bumi berputar ke arah yang berlawanan yang menyebabkan matahari terbit dari sisi barat!!,” tulis teks viral itu, dikutip dari AFP, Minggu (15/9/2024).

    “Para peneliti percaya bahwa kita sedang bergerak menuju kebalikan dari medan magnet yang akan membawa kita ke akhir umat manusia dan mendekati hari kiamat,” tlanjut unggahan viral itu.

    NASA pun telah buka suara merespons klaim informasi yang menyebut Matahari terbit dari barat itu. Lembaga tersebut menyebut tidak pernah mengeluarkan prediksi soal klaim tersebut.

    “Baik NASA maupun organisasi ilmiah lain tidak ada yang memprediksi Matahari akan terbit dari barat,” kata Associate Administrator for Communications NASA, Bettina Inclan.

    iA membenarkan fenomena pembalikan magnet bisa terjadi dan nyata, bahkan sejumlah ilmuwan pernah mempelajarinya. Fenomena tersebut terdapat di planet tetangga Bumi, Venus yang melakukan rotasi dengan berputar ke belakang.

    Sementara itu, Venus berotasi cukup lama, yakni 243 hari dan waktu planet itu untuk mengitari Matahari setara dengan 225 hari di Bumi. Ini membuat Matahari akan terlihat di permukaan di Venus hanya sebanyak dua kali selama setahun atau satu kali dalam 117 hari.

    (npb/haa)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Modal Ventura Ungkap “Nasib” Investasi Startup Era Baru Prabowo





    Next Article



    Viral Kabar Matahari Terbit dari Barat, NASA Buka Suara



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.