Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Alasan Sebenarnya HP China Tak Sebagus iPhone
    Insight News

    Alasan Sebenarnya HP China Tak Sebagus iPhone

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 September 2024Updated:12 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Huawei berupaya mati-matian untuk mengungguli iPhone buatan Apple. Pada tahun lalu, jelang peluncuran iPhone 15, Huawei ‘menandinginya’ dengan Mate 60 Pro yang bikin gempar industri smartphone.

    Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun kena sanksi AS, Huawei mampu mengembangkan ponsel premium dengan konektivitas 5G. Alhasil, penjualan iPhone 15 tak sesuai ekspektasi karena antusiasme pasar China yang polpolan ke HP baru Huawei.

    Di China, posisi Apple sudah terdepak dari jejeran produsen smartphone ‘Top 5’. Secara global, penjualan iPhone juga jeblok, mengingat China merupakan pasar penting bagi Apple.

    Fenomena serupa terulang tahun ini. Bersamaan dengan peluncuran iPhone 16, Huawei meluncurkan ponsel lipat tiga Mate XT dengan harga tembus Rp 40 jutaan.

    Meski ponsel tersebut kembali mendulang popularitas di China berkat inovasi dan kecanggihannya, namun pakar menyebut HP Huawei belum bisa melawan iPhone di sektor performa.

    Analis senior Emerging Technologies di Oppenheimer & Co mengatakan chip Huawei masih tertinggal 2-3 tahun dari chip canggih di pasaran saat ini.

    “Huawei masih belum memiliki akses ke chip dengan fabrikasi di bawah 7nm,” kata Yang, dikutip dari CNBC International, Kamis (12/9/2024).

    Dalam manufaktur chip, nanometer menentukan ukuran transistor sebuah prosesor. Makin kecil ukuran transistor, makin banyak yang bisa masuk ke dalam chip, sehingga makin tinggi performanya.

    Pada tahun lalu, Huawei memperkenalkan Mate 60 dengan menggunakan chip 7nm yang dikembangkan secara mandiri di China.

    Pengujian benchmark-nya melampaui prediksi analis. Sebab, banyak yang meragukan Huawei bisa bangkit lagi di kala akses ke teknologi canggih AS ditutup rapat-rapat oleh pemerintah Biden.

    Berkat kesuksesannya, Huawei mampu merebut kembali pangsa pasar Apple di China. Namun, hal tersebut tak berarti chip Huawei lebih canggih ketimbang milik Apple.

    Saat ini, Apple sudah memperkenalkan chip dengan fabrikasi 3nm pada iPhone 16 yang lebih gahar 10% sampai 15% ketimbang generasi sebelumnya.

    Untuk itu, Huawei tak terlalu menggembar-gemborkan chip yang disematkan pada Mate XT. Pabrikan China itu lebih fokus ‘menjual’ inovasi layar lipat tiga terbaru.

    Trik ini berhasil, setidaknya menurut laman resmi Huawei, pemesanan awal ponsel sudah lebih dari 3,5 juta unit pada Selasa pekan ini.

    Perlu dicatat, Mate 60 RS yang dirilis Huawei tahun lalu juga memiliki angka pre-order tinggi, tetapi tak berhasil terealisasi ke penjualan akhir, menurut Yang.

    “Saya rasa pengapalan ponsel tak akan mencapai [angka 3 juta],” kata dia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Apple Wajib Bayar Denda Rp 221 T di Tengah Peluncuran iPhone 16




    Next Article



    Huawei Siapkan HP Misterius Lagi, iPhone Makin Terancam



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.