Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Harga Vivo V40 di Indonesia Lebih Mahal Ketimbang V30, Ini Alasannya
    Insight News

    Harga Vivo V40 di Indonesia Lebih Mahal Ketimbang V30, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 September 2024Updated:9 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Vivo V40 resmi dirilis di Tanah Air. Ponsel yang menyasar kelas menengah (mid-range) tersebut hadir dengan membawa berbagai peningkatan.

    Salah satu yang paling menonjol adalah kemampuan kamera portrait yang berkolaborasi dengan ZEISS, produsen teknologi kamera profesional kawakan asal Jerman.

    Biasanya, teknologi ZEISS dihadirkan pada varian Pro. Kali ini, varian Vivo V40 reguler sudah dibekali dengan teknologi fotografi mewah tersebut.

    Dengan keunggulan di sektor kamera, Vivo V40 dibanderol dengan harga lebih mahal ketimbang pendahulunya.

    Harga Vivo V30 reguler dengan varian RAM/memori 8GB/256GB dibanderol Rp 6 juta. Sementara varian RAM/memori serupa pada Vivo V40 dibanderol Rp 6,5 juta di Indonesia.

    Product Marketing Vivo Indonesia, Fendy Tanjaya, mengatakan ada alasan khusus kenapa Vivo V40 lebih mahal ketimbang Vivo V40.

    “Pastinya bukan tanpa alasan. Banyak banget upgrade dari vivo V30 ke V40. ZEISS yang biasanya ada di Pro sekarang ada di versi biasa. Kami ingin memberikan pengalaman fotografi flagship [di kelas menengah],” kata Fendy kepada wartawan dalam peluncuran Vivo V40, Kamis (5/8/2024).

    Salah satu fitur unggulan pada kamera vivo V40 adalah ‘ZEISS Multifocal Portrait’, fitur kamera Vivo V40 diklaim mampu mengendalikan berbagai panjang fokus (focal length) seperti lensa profesional.

    Kamera Vivo V40 memiliki pilihan fokus lensa 24mm (1x), 35mm (1,5x) dan 50mm (2,2x) yang dapat menangkap portrait lebih baik dari seri sebelumnya.

    Secara teknis, teknologi ZEISS juga memungkinkan hasil bokeh yang lebih dalam dan natural. Selain itu, efek bokehnya juga memberikan efek flare bentuk segitiga yang banyak digunakan pada film terkenal atau disebut ‘B-speed’.

    Ini juga merupakan alasan Vivo tak memboyong Vivo V40 Pro di Indonesia. Pasalnya, Vivo mengklaim varian reguler sudah memiliki cita rasa Pro.

    “Kami ingin fokus dulu di Vivo V40 [reguler],” ujar Fendy.

    Selain dari sektor fotografi yang dibekali teknologi ZEISS, Vivo V40 juga sudah dilengkapi dengan ketahanan air IP68. Fendy mengatakan ini merupakan sertifikasi tertinggi di industri smartphone saat ini dan sudah ditanam pada ponsel kelas menengah.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Menilik Masa Depan Teknologi AI di Dunia Kesehatan

    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.