Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Peneliti Jepang Temukan Senyawa Antikanker di Dalam Makanan
    Insight News

    Peneliti Jepang Temukan Senyawa Antikanker di Dalam Makanan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 September 2024Updated:8 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah penelitian dari Jepang berhasil menemukan senyawa antikanker. Tim peneliti menemukan senyawa itu berada di berbagai makanan yang sering dikonsumsi orang.

    Asam nukleat, senyawa yang dimaksud, juga dicerna oleh orang saat mengonsumsi makanan. Senyawa tersebut ditemukan di semua organisme hidup.

    Ternyata mengonsumsi asam nukleat bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, Scitechdaily mencatat juga dapat mencegah beberapa penyakit, dikutip Kamis (5/9/2024).

    Pencernaan asam disebut menghasilkan Nukleotida dan Nukleosida. Sebagian besar, keduanya memiliki dampak yang positif untuk tubuh.

    Sementara itu, penelitian tersebut dilakukan oleh Associate Professor Akiko Kojima-Yuasa dari Ekologi Universitas Metropolitan Osaka dan rekannya. Penelitian dipublikasikan di jurnal PLOS One.

    Mereka menggunakan tikus laboratorium sebagai sampel penelitian. Sementara itu senyawa asam nukleat yang digunakan berasal dari DNA susu salmon dan RNA ragi torula.

    Ternyata senyawa tersebut bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Yakni menunjukkan senyawa kimia bisa mencegah proliferasi sel kanker tertentu, termasuk menghentikan sel dari fase replika.

    “Penelitian kami memberikan perspektif baru soal fungsi fisiologis asam nukleat yang berasal dari makanan,” kata Kojima-Yuasa.

    Dia menambahkan penelitiannya dapat berguna untuk masalah pencegahan kanker. “Kami harap akan jadi langkah penting untuk pencegahan kanker,” imbuhnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Adopsi AI di Dunia Medis, RI Bakal Saingi Malaysia & Singapura




    Next Article



    Belum Punah, Ahli Asing Ungkap Harimau Jawa Berkeliaran di Wilayah Ini



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.