Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Seluruh Dunia Akhirnya Bersatu Agar Manusia Tak Diganti Teknologi AI
    Insight News

    Seluruh Dunia Akhirnya Bersatu Agar Manusia Tak Diganti Teknologi AI

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 September 2024Updated:6 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Inggris menyepakati perjanjian internasional pertama untuk menanggulangi berbagai risiko dari adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Reuters melaporkan traktat AI yang mengikat secara hukum tersebut ditandatangani oleh 57 negara dan organisasi non-pemerintah termasuk Konsul Eropa soal Hak Asasi Manusia.

    “Konvensi ini adalah langkah besar untuk memastikan teknologi baru bisa dimanfaatkan tanpa menggerus nilai paling mendasar kita, seperti hak asasi manusia dan kepatuhan hukum,” kata Menteri Kehakiman Inggris Shabana Mahmood.

    Konvensi AI berfokus pada pelindungan HAM orang yang terdampak dan terpisah dari Undang-Undang Uni Eropa tentang AI yang berlaku bulan lalu. UU AI Uni Eropa berisi aturan detail tentang pengembangan, peluncuran, dan penggunaan sistem AI di wilayah pasar UE.

    Konsul Eropa yang berdiri pada 1949 adalah organisasi internasional yang terpisah dari UE. Organisasi dengan anggota 46 negara itu memiliki mandat melindungi HAM.

    Negara penandatangan traktat AI bisa memilih untuk mengadopsi regulasi tersebut atau membentuk UU secara nasional sesuai dengan isi traktat.

    Namun, ahli hukum Uni Eropa, Francesca Fanucci mengatakan bahwa perjanjian internasional itu sulit diterapkan.

    “Formulasi prinsip dan kewajiban di dalamnya terlalu luas dan berisi banyak hal yang menimbulkan pertanyaan soal kepastian hukum dan efektivitas penerapannya,” katanya.

    Fanucci memberikan contoh pasal yang mengecualikan sistem AI untuk keamanan nasional serta aturan yang sangat terbatas untuk sektor privat dibandingkan dengan sektor publik.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: AI Bakal Jadi Masa Depan Bisnis Perbankan, Cek Faktanya!





    Next Article



    Ramalan Ngeri dari Elon Musk, Era Dominasi Manusia Tinggal Setahun



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.