Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nasib Miris Pencipta Android Bikin HP Gagal Total, Terpaksa Tutup
    Insight News

    Nasib Miris Pencipta Android Bikin HP Gagal Total, Terpaksa Tutup

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 September 2024Updated:5 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pencipta Android Andy Rubin harus menelan pahitnya kegagalan pasca angkat kaki dari Google pada 2014 silam. Ia terkena kasus pelecehan seksual, meski sempat mengaku mengundurkan diri secara sukarela, bukan dipecat.

    Lalu, pada 2015 Rubin menciptakan ‘Essential Phone’ dengan membawa inovasi pada bodi dengan layar berbingkai tipis dan dukungan software jangka panjang. Sayangnya, Essential Phone memutuskan berhenti beroperasi pada 2020.

    Keruntuhan Essential disebabkan penjualan yang tak sesuai ekspektasi, ditambah reputasi Rubin yang buruk akibat kasus pelecehan seksual di Google.

    Meski Essential secara perusahaan sudah tutup, namun orang-orang di baliknya bersatu untuk menangkap peluang baru. Pada 2020, mantan kepala R&D Essential, Jason Keats, bersama beberapa mantan petinggi Essential mendirikan OSOM yang merupakan singkatan ‘Out of Sight, Out of Mind’.

    Nama itu merefleksikan keinginan tim eks Essential untuk menciptakan produk yang fokus pada privasi. Tim OSOM juga memutuskan tak ingin terlibat lagi dengan Rubin.

    Untuk mendanai produksi massal, pemasaran, dan pengembangan masa depan, OSOM bermitra dengan platform mata uang kripto Solana untuk merilis OV1 sebagai ‘Saga’.

    Lalu, pada Maret tahun ini, Solana diduga tak mau lagi mendanai pengembangan Saga Two sebagai produk selanjutnya dari OSOM.

    Hal ini menjadi awal-mula kehancuran OSOM. Perusahaan mencoba membuat kamera berbasis AI sebagai produk selanjtunya. Mereka mencoba menjualnya ke HP.

    Namun, OSOM gagal mendapatkan pendanaan baru. Setelah lelah mencoba berbagai opsi dan keuangan memburuk, Keats dan para eksekutif di OSOM memutuskan menutup perusahaan, dikutip dari Android Authority, Kamis (5/9/2024).

    Menurut beberapa sumber, eksekutif OSOM menggelar pertemuan internal pada pekan ini untuk menutup perusahaan. Mayoritas karyawan akan dipangkas pada Jumat (6/9) besok.

    Beberapa engineer akan tetap bekerja sebagai kontraktor, agar perusahaan bisa memenuhi kewajiban ke Solana untuk menelurkan pembaruan keamanan baru bagi Saga pada Desember mendatang.

    Karyawan yang terdampak PHK akan mendapatkan pesangon dan hak perlindungan kesehatan hingga jangka waktu tertentu (COBRA), seperti yang dilakukan perusahaan lain saat mengadakan PHK.

    Selain itu, ada pula pertentangan internal antara Keats dan mantan Chief Privacy Offiver OSOM, Mary Stone Ross. Ross menuduh kondisi keuangan OSOM memburuk karena Keats yang menghamburkan uang perusahaan untuk menopang gaya hidup mewahnya. Hal ini dibantah Keats.

    Dengan tutupnya OSOM, harapan perusahaan untuk memproduksi Saga Two pupus. Namun, bisa jadi Solana Mobile akan mencari mitra lain untuk memproduksi perangkat.

    Solana Mobile tak bersedia memberikan komentar lebih lanjut soal hal ini.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Bantu Bisnis UMKM Lindungi Data Digital, Paper.id Solusinya!





    Next Article



    Warning Pemilik HP Android, Cepat Hapus 3 Aplikasi Ini



    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.