Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pencipta ChatGPT Rugi Rp 131,65 Triliun, Malah Kebanjiran Investasi
    Insight News

    Pencipta ChatGPT Rugi Rp 131,65 Triliun, Malah Kebanjiran Investasi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Agustus 2024Updated:30 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple dan Nvidia dikabarkan berencana menanamkan modal di perusahaan pencipta ChatGPT, OpenAI. Lewat ronde pendanaan terakhir, valuasi OpenAI diperkirakan melampaui US$ 100 miliar (Rp 1.548 triliun).

    Reuters melaporkan minat Apple dan Nvidia untuk bergabung dalam ronde pendanaan terbaru ke OpenAI berdasarkan kabar dari Bloomberg dan The Wall Street Journal.

    Kabar pendanaan ke OpenAI juga dilaporkan oleh TechCrunch. Menurut TechCrunch, investor utama dalam ronde pendanaan yang akan mengangkat valuasi OpenAI dari US$ 86 miliar ke US$ 100 miliar dipimpin oleh Thrive Capital.

    Thrive disebut akan menanamkan modal US$ 1 miliar. Microsoft juga dilaporkan akan menambah modal di OpenAI, begitu juga dengan Infosys dan Y Combinator.

    Pendanaan terakhir yang diterima oleh OpenAI adalah suntikan modal senilai US$ 10 miliar dari Microsoft yang diumumkan pada Januari 2023.

    OpenAI memang membutuhkan suntikan dana tambahan. Meskipun berhasil membukukan pendapatan US$ 3,4 miliar (Rp 52,66 triliun), The Information memperkirakan OpenAI bakal mencatatkan kerugian US$ 5 miliar (Rp 77,4 triliun) pada 2024. Biaya terbesar perusahaan adalah di pos pelatihan AI dan gaji pegawai yang dilaporkan melampaui US$ 8,5 miliar (Rp 131,65 triliun).

    Menurut Reuters, OpenAI kini memiliki posisi penting dalam strategi Apple dalam mengadopsi kecerdasan buatan (AI). Apple telah mengumumkan ChatGPT sebagai bagian dari fitur AI di iPhone dan perangkat lain buatan Apple.

    Lewat investasi di OpenAI, Apple juga diberikan posisi sebagai “pengamat” di dewan komisaris OpenAI.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Adopsi Layanan Keuangan Berbasis AI, Bisnis Bisa ‘Naik Kelas’?





    Next Article



    Google Bisa Tamat, Pencipta ChatGPT Bikin Penggantinya



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.