Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»UE Mau Charger iPhone Bisa Dipakai HP Android, Ini Updatenya
    Insight News

    UE Mau Charger iPhone Bisa Dipakai HP Android, Ini Updatenya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Februari 2022Updated:16 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kita mengenal beragam jenis charger untuk perangkat seperti HP, tablet dan headphone baik dari Android atau Apple. Namun perbedaan itu bakal disiasati oleh Uni Eropa, yang akan mencapai kesepakatan pada port pengisian umum di akhir tahun ini ungkap seorang anggota parlemen.

    Seperti diketahui Android dan perangkat iPhone menggunakan pengisian daya yang berbeda. iPhone menggunakan kabel lightning sementara Android dengan USB-C.

    Komisi Eropa tersebut mencatat setengah pengisi daya yang dijual dengan ponsel tahun 2018 adalah USB micro-B. Sedangkan konektor USB-C dan 21% pada Lightning.

    Pembahasan satu standar port pengisian daya seluler sudah dilakukan lebih dari satu dekade lalu. Namun akhirnya tahun lalu mengusulkan adanya rancangan undang-undang di dunia pertama soal hal tersebut, setelah perusahaan gagal gagal menyepakatinya.

    Menurut Alex Agius Saliba, anggota parlemen yang memimpin masalah ini, majelis legislatif akan bisa memberikan suara pada proposal tersebut di bulan Mei. Dengan begitu memungkinkan dia memulai pembicaraan dengan negara di Uni Eropa mengenai rancangan akhir.

    “Kesepakatan pada akhir tahun bisa dilakukan, ini adalah ambisi kami,” ujar dia kepada Reuters, dikutip Rabu (16/2/2022).

    Proposal itu punya cakupan lebih luas lagi. Kemungkinan bakal berdampak pada Samsung dan Huawei serta pembuat perangkat lain dan waktu yang lebih pendek dari draf Komisi.

    “Ini akan jadi peluang yang benar-benar hilang jika kita hanya fokus pada smartphone,” jelas Agius Saliba.

    Menurutnya ingin memiliki satu port pengisian daya mobile pada e-readers, laptop, keyboard, mouse, earbuds, smart watch, dan mainan elektronik. Sementara Komisi Eropa hanya punya daftar HP, tablet, dan headphone.

    Selain itu, dia menginginkan Komisi bisa menyelaraskan sistem pengisian nirkabel pada 2025. Undang-undang juga diharapkan bisa berlaku enam bulan setelah diadopsi bukan dua tahun untuk perangkat menyesuaikan dengan aturan.

    Keinginan Uni Eropa itu dikritik keras oleh Apple. Pembuat iPhone itu memperingatkan pengisi daya umum akan rusak inovasi dan menciptakan tumpukan sampah elektronik jika konsumen terpaksa harus beralih ke charger baru.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.