Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»BI Bongkar Sumber Daya Lebih Berharga dari Minyak, Apa Itu?
    Insight News

    BI Bongkar Sumber Daya Lebih Berharga dari Minyak, Apa Itu?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Februari 2022Updated:16 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Data di zaman digital ini disebut sangat penting. Bahkan data dianggap lebih berharga dibandingkan dengan sumber daya lain seperti minyak.

    “Data merupakan minyak baru di era digital,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, dalam acara Casual Talks Exploring New Data for Better Policy Making, Selasa (15/2/2022).

    Dia menjelaskan jika digitalisasi salah satu yang terjadi selama pandemi. Ini juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari hingga membuat kebijakan dan membuat transisi ekonomi.

    Saat ini juga banyak terjadi inovasi teknologi dengan cepat dan terjadi di tiap model bisnis, membuat hubungan antara konsumen dan bisnis lebih cepat lagi.

    Ini juga artinya meningkatkan sistem pembayaran dan infrastruktur yang seamless seperti penggunaan QRIS. Inovasi lainnya juga terlihat penggunaan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence saat ini.

    “Kita melihat bagaimana Internet of Things dan konektivitas selular memfasilitasi penggunaan data terperinci mengenai pemantauan aktivitas. Artificial Intelligence memberikan dukungan besar dalam menganalisa sejumlah besar data dan bagaimana keamanan menjadi tren baru,” jelasnya.

    Namun dia mengatakan teknologi akan membuka banyak hal baru dan tantangan bagaimana cara menggunakan data yang powerful untuk kepentingan bersama.

    Data juga akan memiliki peran penting dalam era ekonomi digital. Para pembuat kebijakan juga harus mengingatkan karakteristik data ekonomi, salah satunya data bukanlah rujukan, ini akan menghasilkan banyak keuntungan.

    Selain itu kebijakan juga harus memastikan data sensitif terlindungi dengan baik. “Pembuat kebijakan menerapkan kebijakan data yang efektif untuk memastikan masyarakat mendapat manfaat paling besar dalam penggunaan data,” ungkap Aida.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.