Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sewa Pulau Dekat RI, Investor Bikin Negara Internet Ajari Hidup Abadi
    Insight News

    Sewa Pulau Dekat RI, Investor Bikin Negara Internet Ajari Hidup Abadi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Agustus 2024Updated:20 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Investor startup asal Silicon Valley menyewa pulau di wilayah Singapura. Pulau itu mau dijadikan sebagai cikal bakal “negara internet” tempat para peminat kripto dan orang-orang yang ingin mencari cara memperpanjang umur.

    Balaji Srinivasan, yang dulu aktif sebagai salah satu bos di perusahaan investasi a16z, membuka sekolah 90 hari mulai September.

    Topik yang akan diangkat di sekolahnya antara lain adalah kehidupan nomaden digital. Selain itu, Srinivasan juga akan menyajikan menu makanan dan minuman yang didesain oleh Bryan Johnson, pengusaha yang terkenal karena menghabiskan jutaan dolar AS untuk membuat dirinya “makin muda.”

    Srinivasan mengatakan program yang akan digelar di sebuah pulau dekat Singapura yang disewa menggunakan dana hasil investasi Bitcoin tersebut ditujukan untuk orang yang yakin bahwa “Bitcoin akan menggantikan Bank Sentral” dan “demokrasi bisa dilahirkan kembali dengan kripto.”

    Ide Srinivasan soal “negara jaringan” ia tuangkan dalam buku yang dirilis pada 2022. Konsepnya adalah sebuah komunitas yang terhubung dengan internet dan “berdaulat” dari negara lainnya.

    Negara internet Srinivasan menginspirasi Vitalik Buterin, pencipta Ethereum, untuk menciptakan Zuzalu di Montenegro. Tamu yang diundang Buterin ke Zuzalu antara lain adalah Grimes, ibu dari anak Elon Musk, serta Patri Friedman, pengusaha yang berambisi membentuk masyarakat nomaden di laut.

    Lewat akun media sosial X milinya, Srinivasan mengundang pekerja remote, insinyur, kreator yang ingin mengintegrasikan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari mereka. 

    Para peserta nanti diberikan sebuah masalah yang harus dipecahkan setiap hari. Jika mereka berhasil menemukan solusi sebuah masalah, pengelola pembelajaran akan memberikan NFT sebagai bukti penguasaan masalah.

    Namun, sekolah Srinivasan tidak gratis. Orang yang diterima untuk ikut serta harus menyisihkan US$ 2 ribu (Rp 30,9 juta) per bulan untuk sewa kamar atau US$ 1 ribu (Rp 15,4 juta) jika rela berbagi kamar dengan orang lain.

    [Gambas:Twitter]

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Adopsi Teknologi Alkes, Kunci RI Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.