Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kiamat Driver Online Makin Cepat di Amerika, Ini Buktinya
    Insight News

    Kiamat Driver Online Makin Cepat di Amerika, Ini Buktinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Agustus 2024Updated:20 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Kehadiran ‘robotaxi’ mengancam profesi driver online. Robotaxi merupakan layanan taksi otomatis yang tidak memerlukan sopir.

    China dan Amerika Serikat (AS) adalah dua negara yang paling kencang mengembangkan robotaxi. Di China, ada 19 kota yang sudah mengimplementasikan penggunaan robotaxi.

    Beberapa perusahaan yang memimpin teknologi tersebut adalah Apollo Go, Pony.ai, WeRide, AutoX, dan SAIC Motor. Bahkan, WeRide sudah mengantongi izin untuk uji coba robotaxi di California, AS.

    Pakar menyebut AS lebih berhati-hati dalam mengimplementasikan robotaxi, sebab ada banyak prosedur yang harus dilalui para produsen untuk memastikan keamanan penumpang.

    Kendati demikian, ada banyak armada robotaxi yang mulai terlihat berseliweran di jalanan. Salah satunya dikembangkan Waymo, anak usaha Alphabet.

    Terbaru, Waymo bahkan berencana mengembangkan teknologi kendaraan otomatis yang lebih murah dengan bantuan teknologi pembelajaran mesin (machine learning) dan performa semikonduktor canggih.

    Perusahaan mengklaim hal tersebut akan menghemat biaya produksi, sehingga harga jualnya lebih terjangkau di pasaran. Jika harga lebih murah, maka adopsinya pun akan makin cepat.

    Waymo mengatakan teknologi kendaraan otomatis ‘generation 6’ teranyar diintegrasikan ke mobil listrik (EV) Geely Zeekr. Teknologi itu diklaim mampu beroperasi di berbagai kondisi cuaca, tanpa memerlukan banyak kamera dan sensor mahal.

    Waymo mengajak CNBC International untuk melihat langsung pengembangan robotaxi dengan teknologi terbaru dan terjangkau itu.

    “Kami yakin bisa membawa teknologi ini jauh lebih cepat ketimbang generasi sebelumnya,” kata VP Engineering Waymo, Satish Jeyachandran, dikutip dari CNBC International, Selasa (20/8/2024).

    Robotaxi komersial Waymo pertama kali wara-wiri di jalanan AS pada akhir 2018 silam. Perusahaan mengintegrasikan teknologi kendaraan otomatisnya ke minivan hibrida Chrysler Pacifica dan mobil listrik Jaguar I-PACE SUV.

    Waymo berencana memperluas layanannya, Waymo One, di beberapa wilayah seperti San Francisco, Phoenix, Austin, Texas, dan Los Angeles.

    Saat ini, Waymo sudah melayani 50.000 perjalanan tanpa awak setiap minggunya, terutama di area San Francisco dan Phoenix. Waymo sudah menyelesaikan 2 juta perjalanan hingga saat ini.

    Bulan lalu, Alphabet mengumumkan pendanaan segar senilai US$ 5 miliar untuk unit kendaraan otomatisnya. Jeyachandran mengatakan pendanaan itu akan digunakan untuk memperluas armada robotaxi baru dan mempercepat pengujian hingga validasi generation 6.

    Selain Waymo, Tesla juga berencana meluncurkan robotaxi miliknya pada Oktober mendatang. Hal ini menunjukkan industri ini akan berkembang lebih jauh dan ‘kiamat’ driver online bukan istilah yang berlebihan.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Adopsi Teknologi Alkes, Kunci RI Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan





    Next Article



    Elon Musk Tiba-Tiba Kasih Diskon Tesla, Jadi Segini



    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.