Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ahli Prediksi Makin Banyak Pria Meninggal karena Penyakit Ini
    Inspiring You

    Ahli Prediksi Makin Banyak Pria Meninggal karena Penyakit Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman16 Agustus 2024Updated:16 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Sebuah studi baru menemukan bahwa jumlah kasus kematian pada pria akibat kanker diperkirakan akan melonjak pada 2050. Studi tersebut menyebut peningkatan besar akan terjadi di kalangan pria usia 65 tahun ke atas.

    Pria kini lebih mungkin meninggal akibat kanker daripada perempuan. Sebab pria lebih cenderung merokok dan mengonsumsi alkohol, perilaku yang mendorong banyak kasus kanker, mereka juga lebih mungkin terpapar karsinogen di tempat kerja.

    Mengutip CNN Internasional, pada studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer ini, para peneliti dari Australia menganalisis kasus dan kematian dari 30 jenis kanker di 185 negara dan wilayah tahun 2022 untuk membuat proyeksi hingga 2050.

    Temuan tersebut memproyeksikan bahwa kasus kanker secara keseluruhan di kalangan pria akan meningkat dari 10,3 juta pada tahun 2022 menjadi 19 juta pada tahun 2050, atau meningkat sebesar 84%.

    Sementara itu, kematian akibat kanker diperkirakan akan naik dari 5,4 juta pada 2022 menjadi 10,5 juta pada 2050, meningkat sebesar 93%. Kematian di kalangan pria berusia 65 tahun ke atas diperkirakan akan meningkat sebesar 117%.

    Negara-negara dengan pendapatan dan harapan hidup yang lebih rendah juga diproyeksikan akan mengalami peningkatan yang lebih besar dalam kematian akibat kanker pada pria.

    “Tahun 2022 hingga 2050, di Afrika dan Mediterania Timur, jumlah kasus insiden dan kematian diproyeksikan meningkat 2,5 kali lipat. Sebaliknya, Eropa diproyeksikan mengalami peningkatan sekitar setengahnya,” demikian tulis para peneliti.

    Sama seperti pada tahun 2022, kanker paru-paru diproyeksikan menjadi penyebab utama kanker dan kematian akibat kanker pada pria pada tahun 2050. Kanker dengan peningkatan tertinggi yang diproyeksikan pada pria pada tahun 2050 adalah mesothelioma untuk kasus dan kanker prostat untuk kematian.

    Para peneliti mengatakan bahwa akses dan infrastruktur kesehatan yang lebih kuat termasuk tenaga kerja yang memadai sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil kanker saat ini. Serta untuk mempersiapkan peningkatan kasus yang di prediksi pada tahun 2050.

    “Memperluas cakupan kesehatan universal di seluruh dunia dapat memperkuat opsi perawatan kanker dasar,” kata peneliti.

    Peneliti juga mencatat bahwa negara-negara berpendapatan rendah sangat terkena dampak buruk dari hasil kanker dan memiliki cakupan kesehatan universal yang rendah.

    Awal tahun ini, sebuah laporan oleh American Cancer Society menemukan bahwa pertumbuhan populasi dan penuaan adalah pendorong utama dari besarnya beban kanker dunia, dengan populasi global sekitar 8 miliar orang pada tahun 2022 diproyeksikan akan mencapai 9,7 miliar pada tahun 2050.

    “Jika menyangkut jumlah kasus kanker di seluruh dunia, kami pikir jumlah itu akan naik menjadi 35 juta pada tahun 2050, sebagian besar karena meningkatnya populasi pada populasi yang menua,” kata Dr. William Dahut, kepala petugas ilmiah untuk American Cancer Society, kepada CNN International.

    Sementara itu jika semakin banyak orang yang merokok dan mengalami obesitas, bersama dengan faktor risiko kanker lainnya, maka jumlah kasus kanker yang diperkirakan bisa lebih tinggi lagi.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Laris Manis Bisnis Klink Kecantikan Kekinian Saat Daya Beli Tertekan




    Next Article



    Video: Kate Middleton Jalani Kemoterapi Usai Didiagnosa Kanker



    Ide Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.