Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»1,7 Juta Perempuan RI Diprediksi Meninggal karena Kanker Serviks
    Inspiring You

    1,7 Juta Perempuan RI Diprediksi Meninggal karena Kanker Serviks

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 Agustus 2024Updated:13 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Bukan rahasia lagi, penyakit kanker telah menjadi momok menakutkan bagi setiap orang. Sebab, kanker merupakan penyebab kematian tertinggi baik secara nasional maupun global.

    Salah satu jenis kanker dengan kasus tertinggi dialami wanita adalah kanker leher rahim atau yang lebih dikenal dengan kanker serviks.

    Penyakit kanker serviks juga menjadi salah satu beban pembiayaan kesehatan terbesar. Tanpa intervensi, diperkirakan lebih dari 1,7 juta perempuan di Indonesia akan meninggal karena kanker serviks pada tahun 2070.

    Kanker serviks merupakan kondisi ketika pertumbuhan sel-sel ganas pada leher rahim/serviks yang tidak terkendali. Kanker serviks disebabkan oleh infeksi persisten Human Papiloma Virus (HPV) onkogenik.

    Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, dr. Yudhi Pramono., MARS mengatakan bahwa WHO Regional Asia Tenggara menyebutkan Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi di kawasan untuk incidence rate atau angka kasus baru dan peringkat keempat untuk mortality rate.

    “Kanker serviks berada di peringkat kedua terbanyak dialami perempuan di Indonesia,” kata dr Yudhi saat acara kampanye Rencana Aksi Nasional (RAN) di Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2024).

    Lebih lanjut ia mengatakan bahwa banyak wanita datang dengan penanganan yang terlambat. Mereka datang dalam kondisi sudah berada pada stadium lanjut yakni 3 dan 4.

    Melihat hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendukung akselerasi eliminasi kanker serviks melalui Rencana Aksi Nasional (RAN). Dimana hal itu, berisi empat pilar, yakni pilar layanan yang meliputi skrining, imunisasi vaksin Human papillomavirus (HPV), dan tata laksana bagi pasien pra-kanker.

    “Biasanya, pasien datang pada stadium lanjut yakni 3-4 dengan pembiayaan cukup besar. Diperkirakan lebih dari 1,7 juta perempuan di Indonesia akan meninggal karena kanker serviks pada tahun 2070 sehingga kasus kanker serviks ini perlu kita kawal,” paparnya.

    Pada vaksinasi fase 1, Kemenkes menargetkan 90% anak perempuan usia 11 dan 12 tahun kelas 5 dan 6 atau setara, termasuk yang tidak bersekolah, menerima vaksin lengkap. Pada fase ini, Kemenkes juga menargetkan anak perempuan usia 15 tahun yang belum menerima vaksinasi harus menerima vaksinasi lanjutan.

    Pada fase 2, 90% anak perempuan dan laki-laki usia 11 dan 12 tahun harus menerima vaksinasi lengkap. Selain itu, Kemenkes juga akan melakukan vaksinasi lanjutan untuk usia 15 tahun dan semua perempuan dewasa yang berusia di atas 21-26 tahun sesuai permintaan dan kebutuhan.

    Untuk skrining fase pertama, Kemenkes telah menargetkan 70% perempuan berusia 30 hingga 69 tahun diskrining menggunakan tes DNA HPV. Sedangkan fase kedua, Kemenkes menargetkan 75% perempuan berusia antara 30 hingga 69 tahun melakukan skrining setiap 10 tahun sekali. Metode utama skrining pada dua fase ini akan menggunakan tes DNA HPV.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kekuatan Teknologi Dukung RI Wujudkan Wisata Medis Anti-Aging





    Next Article



    Sering Disebut dalam Alquran, Ini 5 Manfaat Kurma Bagi Kesehatan



    Gaya Hidup Terkini Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.