Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»VPN Gratis Diblokir di RI, APJII: China Tetap Tembus
    Insight News

    VPN Gratis Diblokir di RI, APJII: China Tetap Tembus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Agustus 2024Updated:13 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) buka suara soal kebijakan pemerintah memblokir VPN gratis di Indonesia untuk mencegah judi online. Ketua Umum Muhammad Arif mengatakan masalah ini tidak bisa diselesaikan secara cepat.

    “Ya kalo APJII posisinya selalu mendukung apapun program pemerintah. Kedua, kalau semua yang bentuknya ilegal ya pasti kita ikut sama peraturan pemerintah, ya tapi balik lagi VPN ini bukan sesuatu yang bisa diberesin satu hari dan langsung selesai. Kayak mati satu tumbuh seribu sebenarnya, kita tutup satu besok [pelaku judi online] buat lagi dan seterusnya,” kata Arif di acara The 6th Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS), Jakarta, Senin (12/8/2024).

    Dia mencontohkan China yang terkenal sebagai negara dengan aturan internet sangat ketat juga masih bisa ditembus oleh VPN. Pemblokiran VPN, kata Arif, perlu kerja yang terus-menerus.

    “Itu di China sendiri itu VPN tetap tembus kok yang udah se-strict itu,” jelasnya.

    Secara efektivitas, Arif mengatakan perlu mengkaji soal aturan memblokir VPN ini. Sebab tidak semua penggunaan VPN untuk hal yang tidak baik, banyak yang menggunakannya untuk kegiatan positif seperti pekerjaan.

    Jadi perlu diketahui bentuk VPN seperti apa yang akan ditutup. Untuk itu memang perlu kerja yang terburu-buru dalam waktu singkat.

    “Ya pasti kalo mencegah iya, tapi menurut saya efektivitasnya ini yang perlu kita kaji. Maksud saya jangan sampai kita ngelakuin sesuatu yang sebenarnya enggak punya dampak yang signifikan,” kata Arif.

    Dia juga menilai memblokir layanan keuangan yang terlibat judi online lebih efektif dibandingkan VPN. Namun memang butuh kerja sama lintas sektor, seperti BI hingga PPATK untuk mengurus layanan keuangan yang terindikasi terlibat aksi ilegal tersebut.

    “Itu lebih efektif kalo masalah dananya dibanding tutup VPN,” pungkasnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Resmi Masuk RI, Starlink Jadi Pesaing “Serius” Operator Lokal?




    Next Article



    Telegram Terancam Diblokir di Indonesia, Ini Alasannya



    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.