Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dikecam Habis-habisan, Google Tarik Iklan Olimpiade Paris 2024
    Insight News

    Dikecam Habis-habisan, Google Tarik Iklan Olimpiade Paris 2024

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Agustus 2024Updated:5 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Google menarik iklan Olimpiade untuk chatbot Gemini setelah mendapat kecaman karena menggambarkan anak kecil yang menulis surat penggemar dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI).

    Iklan yang berjudul “Dear Sydney” itu memperlihatkan ayah seorang gadis yang meminta chatbot AI untuk membantu menulis surat kepada atlet favoritnya, pelari gawang dan sprinter AS Sydney McLaughlin-Levrone.

    Google meluncurkan Gemini, yang sebelumnya dikenal sebagai Bard tahun lalu menyusul melonjaknya popularitas ChatGPT milik OpenAI.

    “Gemini, bantu putriku menulis surat yang memberi tahu Sydney betapa inspiratifnya dia,” kata sang ayah dalam iklan.

    Iklan tersebut kemudian menampilkan draf yang dibuat Gemini secara singkat dan ditutup dengan rekaman gadis kecil yang berlari di lintasan dengan teks yang bertuliskan “Sedikit bantuan dari Gemini.”

    Cuplikan iklan masih bisa ditonton di YouTube, tapi telah ditarik dari siaran udara yang sudah ditayangkan berulang kali pada minggu pertama Olimpiade 2024.

    “Meskipun iklan tersebut telah diuji dengan baik sebelum ditayangkan, mengingat umpan balik yang diterima, kami telah memutuskan untuk menghapus iklan tersebut dari rotasi Olimpiade kami.” ujar juru bicara Google dalam keterangan, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (5/7/2024).

    Google mengatakan pihaknya masih melihat aplikasi Gemini sebagai alat bantu untuk menyediakan “titik awal” dalam menulis ide.

    “Kami percaya bahwa AI dapat menjadi alat yang hebat untuk meningkatkan kreativitas manusia, tetapi tidak akan pernah dapat menggantikannya. Tujuan kami adalah untuk menciptakan kisah autentik yang merayakan Tim USA,” jelas pihak Google.

    Google sebelumnya membela iklan tersebut. Namun, reaksi keras terus berlanjut karena orang-orang menuduh raksasa teknologi asal AS itu mendorong penggunaan otomatisasi alih-alih kreativitas manusia, terutama pada anak-anak.

    “Saya dengan tegas menolak masa depan yang diiklankan Google,” tulis Shelly Palmer, profesor media canggih di Sekolah Komunikasi Publik SI Newhouse Universitas Syracuse, dalam posting blog.

    “Teknologi ini menghadirkan masa depan monokultural di mana kita melihat semakin sedikit contoh pemikiran manusia asli,” tulisnya.

    Google bukan satu-satunya perusahaan yang menghadapi kritik karena iklan yang mempromosikan tugas kreatif dengan AI.

    Dalam iklan baru-baru ini, Apple memperlihatkan mesin press hidrolik yang menghancurkan alat musik dan kaleng cat untuk memperlihatkan iPad Pro barunya. Perusahaan tersebut akhirnya meminta maaf dan menarik iklan tersebut dari televisi.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Waspada Pembobolan, Keamanan Data digital Jadi Urgensi Industri





    Next Article



    Google Dihujat, Startup Bekingannya Gaspol Pamer AI Tercanggih



    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.