Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Orang Penting Huawei Diam-Diam Cabut, Pindah ke Merek HP Baru
    Insight News

    Orang Penting Huawei Diam-Diam Cabut, Pindah ke Merek HP Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Agustus 2024Updated:5 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu petinggi Huawei, Luo Wei dikabarkan pergi dari raksasa teknologi China. Tak jauh-jauh, dia bekerja untuk mantan anak usaha Huawei, Honor.

    Sebelumnya Luo Wei bekerja sebagai kepala teknisi pencitraan Huawei. Dia bertugas untuk tim yang sama di Honor.

    Gizchina menuliskan hasil pekerjaannya sudah mulai terlihat. Dalam unggahannya di Weibo nampak beberapa foto menunjukkan Tembok Besar Air Huanghua yang diambil dengan Honor Magic6 Ultimate Edition dan Honor Magic5 Pro.

    Foto-foto tersebut diberi judul ‘Test it out’ yang menunjukkan perannya dalam menguji dan menyempurnakan teknologi pencitraan Honor, dikutip Jumat (2/8/2024).

    Luo Wei juga terlihat membalas komentar pengguna Honor saat memotret jarak dekat, lensa wide angle dan zoom berbenturan dan membuat lensa berpindah-pindah. Dia menjawab akan ada pembaruan software yang memperbaiki ini nantinya.

    Saat di Huawei, Luo Wei bertugas melakukan integrasi sensor ke dalam perangkat. Dia memastikan gambar memiliki sensitivitas tinggi dan noise rendah, foto jernih serta detil meski dalam keadaan redup.

    Selain itu, Luo Wei juga mengembangkan algoritma canggih untuk melakukan pemrosesan gambar. Ini akan meningkatkan akurasi warna, rentang dinamis dan ketajaman.

    Luo Wei juga mengerjakan peningkatan AI. Sistem kamera dibuat dengan menggabungkan AI, agar meningkatkan kualitas foto.

    Sebagai informasi, Huawei menjual merek Honor pada lebih dari 30 agen dan dealer pada akhir tahun 2020. Alasannya agar Honor tetap bisa hidup saat Huawei mengalami pemblokiran di Amerika Serikat (AS), termasuk bisa mendapatkan komponen seperti chip.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Potensi Bisnis Data Center di Tengah ‘Ledakan” Data Digital




    Next Article



    Wuih, Laba Bersih Huawei di Tahun 2023 Tembus Rp191,4 Triliun



    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.