Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Turki Blokir Instagram Usai Hapus Ucapan Duka Ismail Haniyeh
    Insight News

    Turki Blokir Instagram Usai Hapus Ucapan Duka Ismail Haniyeh

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:3 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Turki memblokir akses ke platform berbagi foto dan video Instagram. Alasannya karena melakukan sensor pada konten terkait ucapan belasungkawa atas kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh.

    Otoritas komunikasi BTK mengumumkan keputusan tersebut pada Jumat waktu setempat. Tidak ada penjelasan lebih lanjut soal pemblokiran.

    BTK tak memberikan penjelasan keputusan pemblokiran. Selain itu tidak ada pengumuman terkait durasi larangan akses Instagram di Turki, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (2/8/2024).

    Sebelumnya Fahrettin Altun selaku direktur komunikasi kepresidenan Turki, melancarkan kritikan pada Instagram terkait kebijakan itu. Dia menyebut aksi platform milik Meta sebagai sensor.

    Menurutnya Instagram tidak menyebutkan jenis pelanggaran kebijakan yang mendasari pemblokiran. Altun memastikan pemerintah akan membela kebebasan berekspresi pada platform media sosial.

    “Kami akan terus membela kebebasan berekspresi pada platform tersebut, yang berulang kali menunjukkan melayani sistem eksploitasi dan ketidakadilan global,” jelasnya.

    Tak lupa, dia menyatakan dukungan pada Palestina di setiap platform. “Kami akan mendukung saudara-saudara Palestina kami di setiap kesempatan dan di semua platform,” kata Altun.

    Banyak warga Turki yang mengeluh tidak bisa mengakses Instagram. Banyak postingan terkait itu di platform X pada hari ini.

    Ismail Haniyeh merupakan pemimpin Hamas dan sekutu dekat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Dia dan pengawalnya tewas di Teheran pada hari Rabu lalu.

    Baik Hamas dan Iran menuding Israel atas kejadian tersebut.

    Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim juga mengkritik kebijakan Instagram yang memblokir postingannya soal Ismail. “Meta sekali lagi bertindak biadab dan menghina perjuangan rakyat Palestina dengan menurunkan video dan ucapan duka cita dan kritikan pada pembunuhan Almarhum Ismail Haniyeh,” kata dia dalam akun X resminya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Potensi Bisnis Data Center di Tengah ‘Ledakan” Data Digital


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.