Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mau Cetak Rupiah Jenis Baru, Bos Bank Indonesia Ungkap Jadwalnya
    Insight News

    Mau Cetak Rupiah Jenis Baru, Bos Bank Indonesia Ungkap Jadwalnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:3 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id  – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membeberkan alasan lembaganya berniat menerbitkan Rupiah Digital. Menurut dia, kebutuhan ini mendesak karena perubahan zaman.

    Perry mengatakan generasi lama seperti dirinya mungkin lebih menyukai uang dalam bentuk kertas. Bila belum memegang uang fisik, kata dia, generasi Baby Boomers merasa belum kaya.

    “Kalau enggak ada yang kresek-kresek belum sugih, belum kaya,” kata Perry dalam acara Peluncuran Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, di Jakarta Convention Center, Jumat, (2/8/2024).

    Lain halnya generasi muda yang disebut Milenial, Generasi Z dan Generasi Alpha. Menurut Perry, kelompok muda ini amat terbiasa dengan transaksi elektronik. Perbedaan kecenderungan inilah, kata dia, yang membuat teknologi QRIS laris manis.

    “Mereka sekarang sudah biasa dengan uang elektronik, dengan serba QRIS, everything online,” ujar Perry.

    Karena perbedaan preferensi antar generasi inilah, Perry menilai menjadi penting bagi BI untuk menerbitkan Rupiah Digital. Dengan keberadaan Rupiah Digital ini, maka ke depannya BI akan menerbitkan 3 jenis mata uang. Yakni uang kertas, uang elektronik, dan uang digital.

    Alasan ini pula yang membuat peluncuran Rupiah Digital masuk dalam blueprint BI untuk 5 tahun ke depan. “Sehingga next 5 tahun ke depan, ada 3 jenis uang yang BI harus keluarkan,” kata dia.

    Perry mengatakan rencana penerbitan Rupiah Digital ini telah memasuki tahap akhir. Dia mengatakan BI telah merampungkan tahap proof of concept. Saat ini, BI akan menentukan teknologi yang akan digunakan untuk ‘mencetak’ uang digital pertamanya itu.

    Apabila teknologi sudah ditentukan, Perry mengatakan BI akan melakukan uji coba dengan mengedarkan Rupiah Digital ke perbankan. Dalam tahap uji coba, Rupiah Digital hanya bisa dipakai untuk transaksi antara BI dengan bank dan antarbank. Apabila uji coba berjalan lancar, maka uang itu siap diedarkan ke masyarakat.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Potensi Bisnis Data Center di Tengah ‘Ledakan” Data Digital





    Next Article



    Cara Cari Lokasi Penukaran Uang Baru BI Lewat Online



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.