Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»300 Bank Lumpuh di India, Serangan Penipu Makin Ganas
    Insight News

    300 Bank Lumpuh di India, Serangan Penipu Makin Ganas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:2 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Hampir 300 bank kecil di India lumpuh imbas serangan ransomware yang membuat banyak file tak bisa diakses. Per Kamis (1/8) kemarin, akses sudah bisa dipulihkan dan layanan bank kembali pulih.

    Penyerangan ransomware menjadi momok di berbagai belahan dunia. Banyak lembaga pemerintah dan institusi keuangan yang sudah menjadi korban.

    Di Indonesia, serangan ransomware di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 juga sempat mengacaukan layanan publik. Namun, kini sudah berangsur pulih.

    Ransomware adalah tipe serangan yang menyekap data korban dan meminta tebusan dalam jumlah besar untuk menyerahkan kembali akses kunci kepada korban. Umumnya ransomware menyasar perusahaan swasta dan pemerintah yang berskala besar.

    Penyerangan ransomware di India berdampak pada C-Edge Technologies, yakni penyedia jasa teknologi untuk bank, dikutip dari Reuters, Jumat (2/8/2024).

    India memiliki sekitar 1.500 bank koperasi dan bank daerah pedesaan, yang sebagian besar melayani nasabah di daerah pedalaman, dan seperlima di antaranya terkena dampak serangan tersebut.

    National Payments Corporation of India (NPCI) segera mengisolasi bank-bank yang terdampak serangan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas, menurut laporan Reuters pada Rabu (31/7).

    Hasil audit forensik mengonfirmasi bahwa penyerangan tidak berhasil meluas ke sistem dan terbatas pada sistem C-Edge.

    Bank-bank yang terdampak kini bisa melanjutkan operasional transaksi melalui United Payments Interface dan sistem pembayaran lainnya yang dioperasikan NPCI.

    Penyerangan ini telah berdampak pada Brontoo Technology Solutions, yakni kolaborator utama C-Edge yang ikut kena serangan grup ransomware yang dinamai RansomEXX, menurut laporan dari firma keamanan siber CloudSEK, yang dirilis pada Kamis (1/8).

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ransomware Serang Data Nasional, Negara Harus Gimana?




    Next Article



    Data di Pusat Data Nasional yang Kena Ransomware Tak Bisa Kembali



    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.