Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mark Zuckerberg Makin Tajir Rp 128 T, Ini Mesin Uang Barunya
    Insight News

    Mark Zuckerberg Makin Tajir Rp 128 T, Ini Mesin Uang Barunya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:2 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Saham Meta (Facebook, Instagram, WhatsApp) terbang hampir 9% pada Kamis (1/8) waktu setempat setelah melaporkan peningkatan pendapatan berkat iklan digital di platform media sosialnya. Melonjaknya pendapatan mampu membiayai ongkos mahal perusahaan untuk investasi sistem kecerdasan buatan (AI).

    Harta kekayaan CEO Meta Mark Zuckerberg juga melonjak US$ 7,9 miliar (Rp 128 triliun) menjadi US$ 174,5 miliar (Rp 2.828 triliun). Saat ini, Zuckerberg memantapkan posisi sebagai orang terkaya ke-4 di dunia menurut laporan Forbes Real-Time Billionaire, dikutip Jumat (2/8/2024).

    Nilai kapitalisasi pasar Meta menuju penambahan senilai US$ 120 miliar menjadi US$ 1.204, setelah membukukan pendapatan di atas ekspektasi pasar dan meramalkan pendapatan di periode Juli-September juga di atas estimasi Wall Street.

    Pasar iklan digital Meta sedang melambung tinggi dan mampu mengalahkan penghasilan yang diperoleh mesin pencari Google.

    Analis mengatakan laporan positif yang diberikan Zuckerberg membuktikan investasi miliaran dollar yang dikeluarkan Meta untuk AI terbayar.

    Meski biaya operasional Meta lompat 7% sepanjang Q2 2024, namun pendapatan yang melonjak 9 basis poin meningkatkan margin operasional ke 38%.

    “Meta terus membuktikan diri sebagai tempat terbaik untuk mengeluarkan dolar bagi iklan digital,” kata analis Bernstein Mark Shmulik.

    “Belanja modal 2025 tentu saja akan lebih besar. Soal pengeluaran apakah akan melampaui pendapatan pada tahun depan masih menjadi pertanyaan besar. Namun, investasi AI-generatif akan diproyeksi akan balik modal,” ia menambahkan.

    CFO Meta Susan Li mengatakan Meta mempersiapkan diri untuk memanen hasil investasi AI di masa depan. Sistem itu dikatakan akan meningkatkan penargetan, pemeringkatan, dan sistem penyebaran iklan digital pada platform Meta.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Potensi Bisnis Data Center di Tengah ‘Ledakan” Data Digital




    Next Article



    Nasib Manusia Terancam, Elon Musk Tuntut Bos ChatGPT



    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.