Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Rawan Gempa, Peringatan Bencana Muncul di TV dan HP
    Insight News

    RI Rawan Gempa, Peringatan Bencana Muncul di TV dan HP

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Agustus 2024Updated:2 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah mengembangkan informasi early warning system kebencanaan kepada masyarakat. Tak hanya lewat SMS, akan berkembang melalui TV dan juga ponsel pengguna.

    Informasi bencana pada TV merupakan kelanjutan program Analog Switch Off (ASO) yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Saat bencana datang, maka akan ada informasi yang ditampilkan melalui TV berbasis digital milik masyarakat.

    Direktur Pengembangan Pita Lebar, Bapak Marvels Parsaoran Situmorang menjelaskan konsepnya sama seperti Jepang. Saat gempa, TV yang sedang digunakan akan langsung menayangkan peringatan dini kebecanaan.

    “Jadi media early warning system-nya itu akan dikembangkan, ini seiring dengan TV digital. Maka akan dikembangkan nanti early warning itu tidak hanya melalui SMS, tetapi juga melalui TV,” kata Marvels dalam acara Ngopi Bareng Kementerian Kominfo, Jumat (2/8/2024).

    “Ketika di Jepang ada gempa itu TV yang sedang standby harus ada power-nya ya, TV yang sedang standby itu langsung menayangkan early warning-nya, menerangkan informasi bahwa terjadi gempa dan apa yang dilakukan gitu ya, apa yang dilakukan itu,” Marvels menambahkan.

    Nantinya saat bencana terjadi di sebuah daerah, maka informasinya akan masuk ke penyelenggara MUX atau lembaga penyiaran. Lokasinya diketahui berdasarkan kode pos yang dimasukkan saat pertama kali mengatur STB.

    Informasi Early Warning Systems melalui TV digital rencananya akan diluncurkan pada bulan September mendatang.

    Selain itu, pemerintah juga akan mengembangkan informasi yang masuk melalui cell broadcast. Berbeda dengan SMS, pesan itu akan masuk melalui selular bukan melalui jaringan.

    “SMS broadcast ini masuk lewat jaringan sama dengan ini, dengan jaringannya kita. Once traffic-nya padat, gempanya sekarang, SMS-nya baru masuk besok. Jadi kita terima, gempanya sudah terjadi. Nah, kalau cell broadcast, ini hal ini coba dihindari,” jelas dia.

    Sistem komunikasi di daerah bencana juga akan dikembangkan. Semua komunikasi dari lembaga seperti BNPB dan BMKG akan diintegrasikan dengan satu sistem.

    “Sistem yang disebut dengan public protection and disaster relief, PPDR ya. Nah, sistem ini akan mengintegrasikan semua kementerian lembaga yang terkait dengan public protection dan disaster,” kata Marvels.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Layanan Telekomunikasi Kelas Dunia Oleh Telkomsel di IKN Nusantara


    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.