Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pilih Pinjam Di Bank Atau Pinjol? Ini Bedanya
    Insight News

    Pilih Pinjam Di Bank Atau Pinjol? Ini Bedanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Februari 2022Updated:12 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat punya pilihan untuk meminjam uang baik di perbankan atau fintech peer-to-peer (P2P) lending. Namun apa beda keduanya?

    Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia Adrian Gunadi mengatakan fintech menyasar pada segmen yang belum memenuhi kriteria perbankan.

    “Pangsa pasar target market dari fintech lending peer-to-peer lending baik produktif dan konsumtif berbeda dengan target market segmentasi perbankan. Pada umumnya segmen belum dapat layak memenuhi kriteria perbankan,” kata Adrian, dalam Seminar Edukasi Pinjaman Online Legal atau Ilegal, Jumat (11/2/2022).

    Dia mencontohkan pegawai kontrak tidak bisa memperoleh pendanaan dari bank, sebab pekerjaan yang belum permanen. Maka fintech p2p lending jadi alternatif bagi orang dengan status tersebut.

    “Fintech p2p lending ini menjadi alternatif bagi pegawai kontrak tadi untuk memperoleh akses pendanaan butuh untuk bayar sekolah anak misalnya atau renovasi rumah. Jadi menyasar segmentasi berbeda,” jelasnya.

    Sementara itu, dia mengatakan layanan fintech mengedepankan pada kemampuan digitalisasi, kecepatan, automation, dan machine learning untuk menganalisa. Jadi pendekatan analisanya berbeda dengan berbasis teknologi.

    Untuk syarat pendanaan, misalnya pada peminjam dari perusahaan juga membutuhkan beberapa dokumen. Misalnya pada Investree, membutuhkan dokumen laporan keuangan, SIUP, hingga NPWP. Adrian mengatakan jenis data yang diminta dari para calon peminjam berbeda, seiring perbedaan atas jenjang peminjaman.

    “Jenis data requirement diminta berbeda seiring jenjang peminjaman berbeda. Which is menjadi salah satu kriteria yang umum di industri fintech prinsipnya menggunakan bagaimana alternatif data menyasar segmen yang belum bisa masuk ke segmen perbankan khususnya pendanaan modal kerja, konsumtif dan sebagainya,” kata Adrian.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.