Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Puncak Hujan Meteor Delta Aquariid Malam ini, Jangan Lihat HP!
    Insight News

    Puncak Hujan Meteor Delta Aquariid Malam ini, Jangan Lihat HP!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Juli 2024Updated:31 Juli 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Hujan meteor Delta Aquariid Selatan akan mencapai puncaknya malam hari ini, Selasa (30/7) hingga Rabu (31/7) dini hari.

    Menurut Earth Sky, setiap tahun setidaknya terjadi dua kali hujan meteor, yang terkenal ada Perseids dan yang masih jarang didengar adalah Delta Aquariid.

    Hujan meteor Delta Aquariid selalu mencapai puncaknya di akhir Juli. Dalam kondisi ideal, tingkat maksimum per jam Delta Aquariids dapat mencapai 15 hingga 20 meteor di langit gelap tanpa bulan.

    Sekitar 5% hingga 10% meteor Delta Aquariid meninggalkan jejak gas terionisasi yang terus-menerus dan bercahaya yang bertahan selama satu atau dua detik setelah meteor tersebut lewat.

    Meteor Delta Aquariid mempunyai ciri khas, yaitu cenderung lebih redup daripada meteor Perseid. Jadi untuk bisa menyaksikannya, langit gelap tanpa cahaya bulan sangatlah penting.

    Lalu, bagaimana cara terbaik menyaksikan hujan meteor Delta Aquariid?

    Delta Aquariid bulan Juli lebih condong terjadi di belahan Bumi bagian selatan dibandingkan bagian utara.

    Hujan meteor sendiri terjadi saat Bumi melewati aliran debu yang ditinggalkan komet. Partikel debu lebih kecil dari butiran pasir dan menghasilkan garis-garis cahaya terang saat menguap di atmosfer.

    Hujan meteor ini mendapatkan namanya dari Aquarius, bintang jatuh yang tampak datang dari arah Delta Aquarii dan bintang terang di konstelasi.

    Untuk menemukan Aquarius, para astronom menyarankan untuk mencari Pegasus di langit tenggara, lalu melihat ke bawah ke arah cakrawala dan melihat bintang yang tampak terang, yang sebenarnya adalah Saturnus di Aquarius.

    Saat menemukan tempat yang tepat, tataplah sekitar 45 derajat untuk mendapatkan peluang terbaik melihat garis-garis meteor yang lebih panjang.

    “Kunci untuk menikmati hujan meteor adalah menemukan lokasi langit yang benar-benar gelap,” kata Prof Catherine Heymans, astronom kerajaan Skotlandia, dikutip dari The Guardian.

    “Untuk benar-benar menikmati pertunjukan cahaya spektakuler ini, Anda harus menjauh dari lampu jalan dan pergi ke pedesaan jika memungkinkan. Setelah itu, Anda tinggal berbaring telentang di atas selimut dengan termos berisi cokelat panas, sambil menonton dan menunggu bintang jatuh itu melintas di langit,” jelasnya.

    Karena teleskop dan teropong memiliki bidang pandang yang sempit, para ahli menyarankan untuk melihat dengan mata telanjang tanpa bantuan alat.

    “Ingat, jangan lihat ponsel Anda,” kata Heymans memperingatkan.

    “Mata Anda butuh waktu lebih dari 10 menit untuk beradaptasi dengan kegelapan, dan bahkan sekilas melihat layar akan menyetel ulang mata Anda yang berarti Anda mungkin melewatkan sesuatu.” ujarnya.

    Jika awan atau cahaya bulan menghalangi, jangan khawatir. Delta Aquariid akan terus muncul hingga bulan Agustus ketika mereka bergabung dengan Perseids yang lebih banyak jumlahnya dan biasanya lebih terang.

    “Sayangnya, hujan meteor musim panas tidak cocok untuk anak-anak karena Anda harus menunggu lama setelah matahari terbenam agar langit menjadi cukup gelap untuk melihatnya,” kata Heymans. “Namun, ini adalah fenomena yang bagus untuk orang dewasa, terutama mereka yang mencari alasan untuk menikmati liburan romantis di bawah bintang-bintang.”

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Peluang Bisnis Kursus Bahasa Online Dengan Metode Blended Learning


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.