Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Raja Tukang Bohong, Sasaran Terbarunya Kamala Harris
    Insight News

    Elon Musk Raja Tukang Bohong, Sasaran Terbarunya Kamala Harris

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Juli 2024Updated:30 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk lagi-lagi mengumbar konten berita bohong lewat media sosial miliknya. Di akun X miliknya, Musk membagikan video calon presiden Amerika Serikat Kamala Harris yang diutak-atik pakai kecerdasan buatan (AI).

    Video hasil rekayasa menyerupai sosok asli, yang biasa disebut sebagai deepfake, dibagikan Musk lewat akun @elonmusk pada Sabtu pekan lalu. Sampai saat ini, video itu masih beredar dan telah ditonton jutaan kali.

    Dalam konten deepfake yang diedarkan oleh Musk, suara Harris direkayasa sehingga ia terdengar menyombongkan dirinya sebagai orang yang dipekerjakan karena berasal dari kelompok minoritas.

    “Saya perempuan dan dari kelompok non-kulit putih. Jika kalian mengkritik apa pun soal saya, Anda rasis dan seksis,” kata Harris palsu di video deepfake yang dibagikan Musk.

    [Gambas:Twitter]

    Konten tersebut aslinya dibagikan oleh akun @MrReaganUSA. Musk mengupload ulang video palsu itu dengan komentar, “Ini luar biasa.”

    Akun @MrReaganUSA membagikan video tersebut dengan tulisan yang menegaskan bahwa video tersebut adalah konten parodi. Langkah ini sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan penggunaan X, yaitu pengguna X “dilarang membagikan media sintetis atau dimanipulasi yang membingungkan atau menyesatkan dan memicu kekerasan.”

    Di tweet Musk yang membagikan konten deepfake Kamala Harris, tidak ada tulisan yang menyatakan bahwa konten tersebut palsu. Artinya, Musk, sebagai CEO dan pemilik X, memilih tidak mengikuti aturan yang ditetapkan oleh perusahaan miliknya.

    Kelakuan Musk mengundang kritik pedas dari tim kampanye Kamala Harris.

    “Kami percaya bahwa warga Amerika menginginkan kebebasan, kesempatan, dan keamanan yang ditawarkan oleh Wakil Presiden Harris. Bukan kebohongan, manipulasi, dan kepalsuan Elon Musk dan Donald Trump,” kata juru bicara tim kampanye Kamala Harris yang dikutip oleh Futurism.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Adopsi Layanan Keuangan Berbasis AI, Bisnis Bisa ‘Naik Kelas’?





    Next Article



    Ramalan Ngeri dari Elon Musk, Era Dominasi Manusia Tinggal Setahun



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.