Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Stasiun Antariksa ISS Mau Dijatuhkan Paksa ke Bumi, Di Sini Lokasinya
    Insight News

    Stasiun Antariksa ISS Mau Dijatuhkan Paksa ke Bumi, Di Sini Lokasinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juli 2024Updated:27 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah menjadi tempat singgah bagi ratusan astronot selama 23 tahun terakhir. Namun umurnya tak akan lama lagi.

    NASA mengumumkan akan membayar perusahaan Elon Musk, SpaceX, hingga US$843 juta untuk membantu menonaktifkan ISS. Kabar terbaru, NASA dan SpaceX berbagi rincian tentang rencana tersebut.

    Rencana penonaktifan ISS akan melibatkan pesawat ruang angkasa super besar dan berkekuatan tinggi, Dragon untuk dapat mendorong ISS keluar dari orbit dan jatuh ke lautan terpencil pada 2031 mendatang.

    Pesawat luar angkasa Dragon SpaceX saat ini mengangkut astronot dan kargo milik NASA ke dan dari ISS. Dibandingkan dengan ISS, yang berbobot sekitar 419 ribu kilogram, astronot dan kargo sangatlah ringan.

    Itu sebabnya SpaceX sedang mempertimbangkan untuk melakukan supercharging pada salah satu Dragon-nya supaya bisa memenuhi misi ini.

    Rencana SpaceX Menjatuhkan ISS

    SpaceX berencana untuk melengkapi Cargo Dragon yang sudah ada dengan bagasi baru yang bertenaga tinggi dan melengkapinya dengan 46 mesin Draco, 30 mesin lebih banyak daripada Dragon biasa. Kendaraan deorbit yang dihasilkan akan berukuran sekitar dua kali lebih panjang dari kapal Dragon biasa, dengan bahan bakar enam kali lebih banyak untuk menghasilkan tenaga empat kali lipat.

    Direktur manajemen misi Dragon SpaceX, Sarah Walker, mengatakan bagian tersulit dari misi ini adalah pembakaran terakhir untuk mendorong ISS menuju pembuangan akhirnya.

    “Pembakaran ini harus cukup kuat untuk menerbangkan seluruh stasiun luar angkasa, sambil menahan torsi dan gaya yang disebabkan oleh peningkatan hambatan atmosfer pada stasiun luar angkasa untuk memastikan bahwa stasiun tersebut dapat berhenti di lokasi yang diinginkan,” kata Walker, dikutip dari Science Alert, Senin (22/7/2024).

    Tujuan akhir ISS akan berada di bagian lautan terpencil seperti Pasifik Selatan, namun NASA belum memilih lokasi pastinya. Ketika pesawat ruang angkasa seukuran lapangan sepak bola itu meluncur dan jatuh dari luar angkasa, NASA tidak ingin ada risiko bahwa pesawat itu akan menabrak tempat lain kecuali di lautan lepas.

    (npb/wur)

    Saksikan video di bawah ini:

    Elon Musk Cuma Bawa Rp30 M, Bukti Investasi Teknologi RI Tak Menarik?





    Next Article



    Boeing Mau Luncurkan Astronaut Padahal Pesawat Saja Sering Rontok



    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.